Categories
Artikel

Doakan kebaikan untuk pemimpinmu …!

Allah berfirman :

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوۤا۟ أَطِیعُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِیعُوا۟ ٱلرَّسُولَ وَأُو۟لِی ٱلۡأَمۡرِ مِنكُمۡۖ فَإِن تَنَـٰزَعۡتُمۡ فِی شَیۡءࣲ فَرُدُّوهُ إِلَى ٱللَّهِ وَٱلرَّسُولِ إِن كُنتُمۡ تُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلۡیَوۡمِ ٱلۡـَٔاخِرِۚ ذَ ٰ⁠لِكَ خَیۡرࣱ وَأَحۡسَنُ تَأۡوِیلًا.

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” [QS. An-Nisa’: 59]

Syaikh As-Sa’di رحمه الله menjelaskan maksud ayat ini sebagai berikut: “Allah memerintahkan untuk taat kepada Ulil Amri, mereka adalah pemimpin negara, hakim atau mufti (ahli fatwa). Karena urusan agama dan dunia tidak akan berjalan dengan baik melainkan dengan cara taat dan tunduk kepada Ulil Amri sebagai wujud taat kepada perintah Allah dan dalam rangka mengharap pahala dari-Nya. Akan tetapi dengan syarat penguasa tidak memerintah kita untuk berbuat maksiat. Bila diperintah untuk maksiat maka tidak ada ketaatan sedikitpun kepada makhluk untuk bermaksiat kepada Al-Khaliq. Barangkali inilah rahasia tidak disebutkannya fi’il amr (kata perintah) ketika Allah memerintahkan untuk taat kepada Ulil Amri dan sebaliknya disebutkan fi’il amr ketika memerintah untuk taat kepada Rasul-Nya. Karena beliau hanya memerintah untuk mentaati Allah, sehingga barang siapa yang mentaati beliau sama saja dengan mentaati Allah Ta’ala. Adapun Ulil Amri baru ditaati bila tidak memerintah untuk bermaksiat.” [Taisir Karimir Rohman, Syaikh As-Sa’di]

Prinsip-prinsip pokok aqidah ahlus sunnah wal jama’ah kepada penguasa sebagaimana yang dijelaskan Imam Abu Ja’far Ath-Thohawy,

وَلَا نَرَى الْخُرُوجَ عَلَى أَئِمَّتِنَا وَوُلَاةِ أُمُورِنَا.
وإن جاروا.
ولا ندعوا عَلَيْهِمْ

“Dan kami (ahlus sunnah) tidak berpendapat (bolehnya) keluar (memberontak) dari pemimpin dan penguasa kami (yaitu kaum muslimin)”.
“Meskipun mereka (pemimpin) itu (berbuat) zalim.”
“Dan tidak mendoakan kejelekan bagi mereka (pemimpin atau pemerintah).”
[Al-‘Aqidah Ath-Thahawiyyah, Imam Abu Ja’far Ath-Thahawi]

Ini adalah salah satu prinsip aqidah ahlus sunnah, yaitu tidak boleh keluar (memberontak) dari penguasa dan pemerintah kaum muslimin.

Dari Ubadah bin Shomit رضي الله عنه berkata:

دَعَانَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَايَعْنَاهُ فَقَالَ فِيمَا أَخَذَ عَلَيْنَا أَنْ بَايَعَنَا عَلَى السَّمْعِ وَالطَّاعَةِ فِي مَنْشَطِنَا وَمَكْرَهِنَا وَعُسْرِنَا وَيُسْرِنَا وَأَثَرَةً عَلَيْنَا وَأَنْ لَا نُنَازِعَ الْأَمْرَ أَهْلَهُ إِلَّا أَنْ تَرَوْا كُفْرًا بَوَاحًا عِنْدَكُمْ مِنْ اللَّهِ فِيهِ بُرْهَانٌ
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah memanggil kami lalu beliau mengambil janji setia kepada kami, agar kami mendengar dan taat (kepada penguasa) baik dalam keadaan bersemangat atau lesu, dalam keadaan sulit atau mapan, dan lebih mementingkan urusan bersama,
dan agar kami tidak menggulingkan kekuasaan lalu beliau bersabda: “Kecuali kalian melihat ada kekufuran yang nyata (pada penguasa) dan kalian memiliki dalil dari Allah dalam masalah tersebut.” (HR. Al-Bukhory, 6532)

Dalam riwayat Hudzaifah bin Al-Yaman, secara jelas Rasululloh صلى الله عليه وسلم melarang untuk memberontak dan memerintahkan kaum muslimin bersabar atas kedzaliman penguasa.

تَسْمَعُ وَتُطِيعُ لِلْأَمِيرِ، وَإِنْ ضُرِبَ ظَهْرُكَ، وَأُخِذَ مَالُكَ، فَاسْمَعْ وَأَطِعْ
“Engkau mendengar dan Engkau menaati pemimpinmu. Meskipun hartamu diambil dan punggungmu dipukul. Dengarlah dan taatilah (pemimpinmu)” (HR. Muslim, 1847).

Berkata Imam Fudhoil bin Iyadh رحمه الله,

لو كان لي دعوة مجابة لدعوتها للسلطان لأن بصلاحه تصلح الرعية.
)شرح العقيدة الحاوية، للإمام أبي العز الحنفي)

Seandainya aku memiliki satu doa yang mustajabah, niscaya aku akan pergunakan untuk mendoakan kebaikan penguasa. Karena baiknya penguasa itu akan memberikan dampak kepada kebaikan rakyat.
[Syarh Al-Aqidah Ath-Thohawiyyah, Imam Abul ‘Izzi Al-Hanafy]

Wallahu a’lam

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

*PROGRAM TA’AWUN GROUP PARA PENCINTA SUNNAH*

Bagi yang ingin berdonasi di kegiatan ta’awun, dana dapat disalurkan ke :

Rekening PPS
BNI SYARIAH
YAYASAN PARA PEMBELA SUNNAH
NOREK : 7807878003
KODE BANK : 427 (Jika transfer dari bank lain)

Lalu konfirmasi ke salah satu Admin :

dr. M. Faishal Riza Sp.JP : 0811-360-7893
Agus Wijaya : 0812-3082-0070
M. Eko Subekti : 0812-3489-2689

Konfirmasi :
#nama#tanggal transfer#jumlah#keperluan

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

🌐 Website: bit.ly/ParaPencintaSunnah
💻 Facebook: bit.ly/fb-ParaPencintaSunnah
📷 Instagram: bit.ly/IG-ParaPencintaSunnah
📺 Youtube Channel:
bit.ly/Youtube-ParaPencintaSunnah
📱 Twitter: bit.ly/Twitter-ParaPencintaSunnah
🖨 Telegram: bit.ly/Telegram-ParaPencintaSunnah

Categories
Artikel

Iman yang benar …!

Allah berfirman,

إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ ثُمَّ لَمۡ یَرۡتَابُوا۟ وَجَـٰهَدُوا۟ بِأَمۡوَ ٰ⁠لِهِمۡ وَأَنفُسِهِمۡ فِی سَبِیلِ ٱللَّهِۚ أُو۟لَـٰۤىِٕكَ هُمُ ٱلصَّـٰدِقُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.”[QS. Al-Hujurat: 15]

Ahlus Sunnah dalam memahami dan meyakini iman berada di antara berlebih-lebihannya Khawarij dan serampangannya Murji’ah. Golongan ini adalah golongan yang mendapat cahaya petunjuk ilahi, sehingga mereka memahami iman sebagaimana Rasulullah dan para Shahabat memahaminya.
Iman menurut Ahlus Sunnah adalah perkataan, Keyakinan, dan Perbuatan. Namun. iman itu bercabang, sehingga seseorang yang melakukan perbuatan dosa, bisa jadi murtad apabila ia melakukan dosa-dosa mukaffirah (yang menyebabkan pelakunya kafir). Namun juga dosa-dosa besar yang tidak mukaffirah tidak bisa menyebabkan pelakunya murtad selama tidak ada penghalalan atas dosa-dosa tersebut.

Murji’ah, mereka mendefinisikan Iman sebagai Keyakinan dan Ucapan, yakni mengucapkan dua kalimat syahadat dan meyakininya dengan sepenuh hati. Mereka tidak menyertakan amal sebagai bagian yang utuh dari iman, karena mereka menganggap amal dzhahir hanya merupakan penyempurna iman saja, bukan bagian dari iman itu sendiri. Iman menurut mereka tetap, tidak naik dan tidak turun. Kemaksiatan sebesar apapun tidak dapat menjadikan seorang batal keimanannya. Konsekwensi pemahaman ini adalah setiap orang yang sudah bersyahadat tidak mungkin murtad dengan amal.
Mereka beranggapan batalnya iman hanya terjadi di hati dan ikrar yang terang dan dimaksudkan untuk murtad, sedangkan tidak ada satu pun yang mengetahui isi hati kecuali Allah dan dirinya sendiri. Berarti tidak ada satu pun orang di dunia ini yang dapat murtad menurut pandangan Murji’ah, kecuali ia mengikrarkan diri untuk pindah Agama.

Khawarij, mereka berlebihan dalam memaknai definisi iman. Mereka mendefinisikan iman sebagai perkataan, keyakinan, dan amal. Namun, sikap berlebihan Khawarij terletak pada pemahaman bahwa iman tidak memiliki cabang. Seluruh perkataan dan perbuatan adalah pokok iman, hal ini berkonsekwensi pada penentuan seseorang itu batal imannya dan murtad karena melakukan dosa.
Seseorang murtad jika melakukan dosa-dosa besar. Hal ini berdasarkan sebuah hadits bahwa seseorang tidak akan bermaksiat kecuali dalam kondisi tidak beriman. Pemahaman mereka yang rancu mengakibatkan tuduhan keji terhadap sesama muslim dan menganggap para pelaku dosa-dosa besar yang tidak mengkafirkan termasuk murtad.
Sikap berlebihan Khawarij diakibatkan karena mereka berpendapat bahwa iman yang termasuk perkataan, perbuatan, dan keyakinan tidak bertingkat-tingkat. Mereka berpendapat iman itu satu pangkal dan perkataan serta amal yang ada pada diri manusia bukanlah cabang dari pangkal iman, tapi pangkal itu sendiri. Akibat pemahaman seperti ini, muncullah kelompok takfiri, yang kita saksikan begitu mudah mereka mengkafirkan banyak orang dan mereka membuniuh dan memerangi saudara se-Islam dikarenakan dianggap murtad, padahal mereka hanyalah pendosa yang masih memungkinkan untuk bertaubat. Dan mereka menganggap halal menumpahkan darah seorang muslim yang berdosa, terlebih jika mereka berada pada selain kelompoknya.

📌Pemahaman Iman yang benar.
Konsep iman yang benar menurut Ahlus Sunnah sebagaimana diterangkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله,

وَمِنْ أُصُولِ أَهْلِ السُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ أَنَّ الدِّينَ وَالْإِيمَانَ قَوْلٌ وَعَمَلٌ ، قَوْلُ الْقَلْبِ وَاللِّسَانِ ، وَعَمَلُ الْقَلْبِ وَاللِّسَانِ وَالْجَوَارِحِ ، وَأَنَّ الْإِيمَانَ يَزِيدُ بِالطَّاعَةِ ، وَيَنْقُصُ بِالْمَعْصِيَةِ .

“Di antara pokok akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, bahwa agama dan iman terdiri dari: perkataan dan amalan, perkataan hati dan lisan, amalan hati, lisan dan anggota badan. Iman itu bisa bertambah dengan melakukan ketaatan dan bisa berkurang karena maksiat.” [Al-Aqidah Al-Washitiyyah, Syaikhul Islam Ibnu Taymiyyah]

Demikian pula yang dipegangi dan disepakati oleh para Ulama Salaf tentang masalah iman sebagaimana dijelaskan Imam Hasan Al-Bashry رحمه الله,

إن الإيمان ليس بالتحلي ولا بالتمني ، ولكنه بما وقر في القلب وصدقته الأعمال.
(الحسن البصري ومقولته، رقم الفتوى: 73737)

Iman bukan semata-mata hiasan atau angan-angan, tetapi iman itu apa yang meresap di hati dan dibenarkan dengan amalan-amalan. [Hasan Al-Bahsry wa Maqalatuh, no. Fatwa: 73737].

Wallahu a’lam

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

✏📚✒.💧..

Wallahu a’lam

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

*PROGRAM TA’AWUN GROUP PARA PENCINTA SUNNAH*

Bagi yang ingin berdonasi di kegiatan ta’awun, dana dapat disalurkan ke :

Rekening PPS
BNI SYARIAH
YAYASAN PARA PEMBELA SUNNAH
NOREK : 7807878003
KODE BANK : 427 (Jika transfer dari bank lain)

Lalu konfirmasi ke salah satu Admin :

dr. M. Faishal Riza Sp.JP : 0811-360-7893
Agus Wijaya : 0812-3082-0070
M. Eko Subekti : 0812-3489-2689

Konfirmasi :
#nama#tanggal transfer#jumlah#keperluan

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

🌐 Website: bit.ly/ParaPencintaSunnah
💻 Facebook: bit.ly/fb-ParaPencintaSunnah
📷 Instagram: bit.ly/IG-ParaPencintaSunnah
📺 Youtube Channel:
bit.ly/Youtube-ParaPencintaSunnah
📱 Twitter: bit.ly/Twitter-ParaPencintaSunnah
🖨 Telegram: bit.ly/Telegram-ParaPencintaSunnah

Categories
Artikel

Duduklah bersama mereka …!

Allah berfirman,

وَٱصۡبِرۡ نَفۡسَكَ مَعَ ٱلَّذِینَ یَدۡعُونَ رَبَّهُم بِٱلۡغَدَوٰةِ وَٱلۡعَشِیِّ یُرِیدُونَ وَجۡهَهُۥۖ وَلَا تَعۡدُ عَیۡنَاكَ عَنۡهُمۡ تُرِیدُ زِینَةَ ٱلۡحَیَوٰةِ ٱلدُّنۡیَاۖ وَلَا تُطِعۡ مَنۡ أَغۡفَلۡنَا قَلۡبَهُۥ عَن ذِكۡرِنَا وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ وَكَانَ أَمۡرُهُۥ فُرُطࣰا.

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” [QS. Al-Kahfi : 28]

Berkata Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, Yakni tahanlah dirimu bersama mereka..!
Bukan mengharapkan perhiasan dunia. Mereka ini adalah para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang fakir. Dalam ayat ini terdapat perintah untuk bergaul dengan orang-orang yang baik meskipun mereka dianggap rendah oleh manusia atau keadaannya miskin. Karena hal itu berbahaya dan tidak bermanfaat serta memutuskan maslahat agama, di mana di dalamnya terdapat ketergantungan hati kepada dunia, sehingga pikiran dan perhatian tertuju kepadanya dan hilang dari hatinya cinta kepada akhirat. Yang demikian karena keindahan dunia sangat menakjubkan bagi orang yang memandangnya, mempengaruhi akalnya, sehingga membuat hati lalai dari mengingat Allah, dan akhirnya ia akan mendatangi kelezatan dunia dan mengikuti kesenangan hawa nafsunya, waktunya pun menjadi sia-sia dan keadaannya menjadi tidak terkendali, sehingga ia menjadi orang yang rugi dan menyesal selama-lamanya. Yakni, berpaling dari Al Qur’an atau dari mengingat Allah. Hal itu karena ia lupa kepada Allah, maka Allah hukum dengan melalaikan hatinya dari mengingat-Nya.

Meskipun di sana terdapat kerugian dan kebinasaan bagi dirinya.
Yakni maslahat agama dan dunianya menjadi sia-sia. Orang yang seperti ini dilarang Allah untuk diituruti, karena menurutinya akan membuatnya terus mengikuti. Bahkan yang layak diikuti adalah orang yang hatinya penuh rasa cinta kepada Allah, mengikuti keridhaan-Nya, di mana ia mendahulukan keridhaan Allah di atas hawa nafsunya, sehingga ia dapat menjaga waktunya dan keadaannya pun menjadi baik, perbuatannya istiqamah serta mengajak manusia kepada nikmat yang dikaruniakan Allah itu kepadanya. Dalam ayat ini terdapat anjuran berdzikr, berdoa dan beribadah di penghujung siang (pagi dan petang), karena Allah memuji mereka karena perbuatan itu, dan setiap perbuatan yang dipuji Allah menunjukkan bahwa Allah mencintainya, dan jika perbuatan itu dicintai-Nya, maka berarti Dia memerintahkan dan mendorongnya.
[Tafsir Al-Wajiz, Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili]

Imam Sufyan Ats-Tsaury رحمه الله meriwayatkan hadits israiliyyat dari Nabi Isa عليه السلام.

قال عيسى بن مريم عليه السلام: تقربوا إلى الله ببغض أهل المعاصي، والتمسوا رضوانه بالتباعد منهم، قالوا: فمن نجالس؟ قال: من تذكركم بالله رؤيته، ويرغّبكم في الآخرة عمله، ويزيد في علمكم منطقه.
حلية الأولياء وطبقات (الأصفياء ،لأبي نعيم الأصفهاني. عن سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ حديث رقم 9775)

Berkata Isa bin Maryam عليه السلام,
Hendaknya kalian mendekatkan diri kepada Allah dengan membenci ahlu maksiyat, dan hendaknya kalian mencari keridhoannya (Allah) dengan menjauhi mereka. Mereka bertanya: Lalu dengan siapa kita duduk?
Beliau menjawab: Dengan orang yang mengingatkan kamu kepada Allah pandangannya, yang menjadikan kamu cinta dengan akherat dari perbuatannya, dan yang menjafikan bertambahnya ilmumu dari pembicaraannya. [Hilyah Al-Auliya’ wa Thobaqat Al-Ashfiya’, Imam Abu Nua’im Al-Asfahany dari riwayat Sufyan Ats-Tsaury hadits ke 9775]

Wallahu a’lam

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

*PROGRAM TA’AWUN GROUP PARA PENCINTA SUNNAH*

Bagi yang ingin berdonasi di kegiatan ta’awun, dana dapat disalurkan ke :

Rekening PPS
BNI SYARIAH
YAYASAN PARA PEMBELA SUNNAH
NOREK : 7807878003
KODE BANK : 427 (Jika transfer dari bank lain)

Lalu konfirmasi ke salah satu Admin :

dr. M. Faishal Riza Sp.JP : 0811-360-7893
Agus Wijaya : 0812-3082-0070
M. Eko Subekti : 0812-3489-2689

Konfirmasi :
#nama#tanggal transfer#jumlah#keperluan

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

🌐 Website: bit.ly/ParaPencintaSunnah
💻 Facebook: bit.ly/fb-ParaPencintaSunnah
📷 Instagram: bit.ly/IG-ParaPencintaSunnah
📺 Youtube Channel:
bit.ly/Youtube-ParaPencintaSunnah
📱 Twitter: bit.ly/Twitter-ParaPencintaSunnah
🖨 Telegram: bit.ly/Telegram-ParaPencintaSunnah

Categories
Artikel

Dengan kalam siapa lagi mereka akan beriman setelah Al-Qur’an …?

Allah telah menjadikan Islam agama yang sempurna, mencakup segala aspek kehidupan, tidak boleh ditambahi dan tidak boleh dikurangi. Allah berfirman,

وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِّكُلِّ شَيْءٍ

“Dan Kami turunkan kepadamu kitab (Al-Qur-an) untuk menjelaskan segala sesuatu …” [QS. An-Nahl: 89]

Dengan demikian, tidak ada sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia baik yang menyangkut masalah kehidupan di akhirat maupun masalah kehidupan di dunia, kecuali telah dijelaskan Allah di dalam Al-Qur-an secara tegas atau dengan isyarat, secara tersurat maupun tersirat.

Allah mengingatkan hambanya yang beriman untuk tidak membantah kalam-Nya.

تِلۡكَ ءَایَـٰتُ ٱللَّهِ نَتۡلُوهَا عَلَیۡكَ بِٱلۡحَقِّۖ فَبِأَیِّ حَدِیثِۭ بَعۡدَ ٱللَّهِ وَءَایَـٰتِهِۦ یُؤۡمِنُونَ

“Itulah ayat-ayat Allah yang Kami membacakannya kepadamu dengan sebenarnya; maka dengan perkataan manakah lagi mereka akan beriman sesudah (kalam) Allah dan keterangan-keterangan-Nya.” [QS. Al-Jatsiyah: 6]

Berkata Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, (Itulah) yakni tanda-tanda yang telah disebutkan itu (ayat-ayat Allah) maksudnya, hujah-hujah-Nya yang menunjukkan kepada keesaan-Nya (yang Kami membacakannya) yang Kami ceritakan (kepadamu dengan sebenarnya) lafal Bil haqqi berta’aluq kepada lafal Natluuhaa (maka dengan perkataan mana lagi sesudah Allah) sesudah firman-Nya, yang dimaksud adalah Alquran (dan keterangan-keterangan-Nya) atau hujah-hujah-Nya (mereka beriman) orang-orang kafir Mekah itu mereka tidak beriman. Menurut suatu qiraat lafal Yu’minuuna dibaca Tu’minuuna.
[Tafsir Al-Wajiz, Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili]

Berkata Imam Ibnu Katsir رحمه الله,
Firman Allah :

تِلْكَ آيَاتُ اللَّهِ

itulah ayat-ayat Allah. [QS. Al-Jatsiyah: 6]

Yakni Al-Qur’an yang di dalamnya mengandung bukti-bukti dan keterangan-keterangan yang jelas.

{نَتْلُوهَا عَلَيْكَ بِالْحَقِّ}

yang kami membacakannya kepadamu dengan sebenarnya. [QS. Al-Jatsiyah: 6]

Yaitu mengandung perkara yang hak dari Tuhan Yang Maha Hak. Apabila mereka tidak beriman kepadanya dan tidak mau tunduk patuh kepadanya, maka kepada berita manakah lagi mereka akan beriman selain kepada Al-Qur’an itu?

فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَ اللَّهِ وَآيَاتِهِ يُؤْمِنُونَ.

maka dengan perkataan manakah lagi mereka akan beriman sesudah (kalam) Allah dan keterangan-keterangan­nya?
[Tafsir Ibnu Katsir]

Para Salaf telah mengingatkan kaum muslimin untuk kokoh berada dibawah naungan Kalamulloh.
Berkata Imam Malik bin Dinar رحمه الله,

من لم يأنس بحديث الله عن حديث المخلوقين ، فقد قل علمه، وعمي قلبه، وضيع أمره.
(روضة العقلاء ونزهة الفضلاء، لابن حبان: 1/85).

Barangsiapa yang tidak merasa puas dengan kalam (ucapan) Allah daripada ucapan manusia, sungguh begitu sedikitnya ilmunya, menjadi buta hatinya dan dan menjadi sia-sia perkaranya. [Raudhotul Uqola’ wa Nuzhatul Fudhola’, Imam Ibnu Hibban: 1/85]

Wallahu a’lam

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

*Laporan Donasi Baksos Pengobatan Gratis Bojonegoro 2019*

Assalamu’alaikum ya ikhwah,

Alhamdulillah dana yang telah terkumpul hingga hari ini adalah *sebesar Rp. 10.385.000,-*

Adapun kebutuhan dana keseluruhan *sebesar Rp. 15.000.000,-*. Sehingga kekurangan dana dari total kebutuhan adalah *sebesar Rp. 4.615.000,-*

Berikut laporannya.

20-09-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
23-09-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
26-09-19, Jamaah Masjid Al Furqon Surabaya, 2.000.000
28-09-19, Hamba Allah, 35.000
1-10-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
3-10-19, Hamba Allah, 50.000
3-10-19, Hamba Allah, 200.000
4-10-19, Hamba Allah, 50.000
4-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
6-10-19, Hamba Allah, 200.000,-
7-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
15-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
15-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
22-10-19, Majelis Taklim, 1.100.000,-
23-10-19, Hamba Allah, 500.000,-
28-10-19, Hamba Allah, 300.000,-
01-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 200.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 100.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
06-11-19, Hamba Allah, 100.000,-.
07-11-19, Hamba Allah, 1.000.000,-
09-11-19, Hamba Allah, 250.000,-
12-11-19, Hamba Allah, 200.000,-
12-11-19, Hamba Allah, 300.000,-
13-11-19, Cinta Sedekah, 1.500.000,-
21-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
21-11-19, Hamba Allah, 100.000,-

Bagi yang ingin berpartisipasi, bisa di transfer ke:

No. Rek : 2710696295
Bank : BCA
A.n. Nugroho Wicaksono

Setelah transfer, mohon memberikan konfirmasi ke:
1. +62 0857-3030-8161 (Yudi)
2. +62 0823-3603-7726 (Farid)
3. +62 0881-500-6720 (Nugroho)

Acara bakti sosial ini, In Syaa Allah akan diadakan di Desa Nglumber, Kec. Kepohbaru, Kab. Bojonegoro, pada 21 – 22 Desember 2019.

Adapun rangkaian kegiatan sbb:
1. Pengobatan Gratis
2. Pengajian Umum bersama Ustadz Abdul Rouf hafidzahullah
3. Tebar buku

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

Acara ini diselenggarakan oleh:
1. Yayasan Para Pembela Sunnah
2. Para Pencinta Sunnah
3. Remas Masjid Al Furqon, RSUD dr. Soewandi Surabaya

#Mohon bantuannya untuk disebarluaskan.

Categories
Artikel

Peringatan dari umur

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memerhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” [QS. Al-Hasyr: 18]

Ibnu Katsir rahimahullah berkata: “Hisablah diri kalian sebelum dihisab, perhatikanlah apa yang sudah kalian simpan dari amal shalih untuk hari kebangkitan serta (yang akan) dipaparkan kepada Rabb kalian.” [Taisir Al-‘Aliyil Qadir, 4/339]

Setiap hari dari waktu kita berlalu, berarti ajal semakin dekat.
Umur adalah anugerah yang termahal yang diberikan Allah kepada hambanya. Dan pasti nanti Allah akan meminta pertanggung jawaban atas pemanfaatannya.
Umur merupakan nikmat yang seseorang akan ditanya tentangnya. Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:

لاَ تَزُولُ قَدَمُ ابْنِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عِنْدِ رَبِّهِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ خَمْسٍ: عَنْ عُمُرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ شَبَابِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ، وَمَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ، وَمَاذَا عَمِلَ فِيْمَا عَلِمَ

“Tidak akan bergeser kaki manusia di hari kiamat dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya dalam apa ia gunakan, tentang masa mudanya dalam apa ia habiskan, tentang hartanya darimana ia peroleh dan dalam apa ia belanjakan, dan tentang apa yang ia amalkan dari yang ia ketahui (ilmu).” [HR. At-Tirmidzi dishohihkan Al-Albany dalam Ash-Shahihah, 946]

Sebaik-baik umur dan sejelek-jeleknya.
Dari Abu Bakroh berkata, ada seseorang yang bertanya pada Rasulullah صلى الله عليه وسلم,

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ خَيْرٌ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ ». قَالَ فَأَىُّ النَّاسِ شَرٌّ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ »

“Wahai Rasulullah, manusia mana yang dikatakan baik?” Beliau menjawab, “Yang panjang umurnya namun baik amalnya.” “Lalu manusia mana yang dikatakan jelek?”, tanya laki-laki tadi. Beliau menjawab, “Yang panjang umurnya namun jelek amalnya.” [HR. At-Tirmidzi, 2330 dishohihkan Al-Albani].

Tumbuhnya uban yang meliputi kepala, kulit yang mulai keriput dan kekuatan yang mulai melemah merupakan peringatan bahwa ajal telah dekat. Allah berfirman:

أَوَلَمۡ نُعَمِّرۡكُم مَّا یَتَذَكَّرُ فِیهِ مَن تَذَكَّرَ وَجَاۤءَكُمُ ٱلنَّذِیرُۖ

“Dan apakah kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan?” [QS. Fathir: 37]

Dan manusia yang terbaik adalah yang panjang umurnya dan berkah keberadaannya.
Rasululloh صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda,

أَلاَ أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِكُمْ.
قَالُوا نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ. قَالَ : خِيَارُكُمْ أَطْوَلُكُمْ أَعْمَاراً وَأَحْسَنُكُمْ أَعْمَالاً.

“Tidakkah aku beritahukan kepada kamu tentang orang yang paling baik di antara kamu?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Ya wahai Rasulullah”. Beliau bersabda, “Orang yang terbaik di antara kamu adalah orang yang paling panjang umurnya di antara kamu dan paling baik amalnya”. [HR. Ahmad; Ibnu Hibbân; dan al-Baihaqi, dishohihkan al-Albani dalam At-Targhib, 3361)

Berkata Imam Yahya bin Mu’adz رحمه الله,

عجبت من يحزن على نقصان ماله ، كيف لا يحزن على نقصان عمره.
(الفوائد والأخبار والحكايات لابن حمكان ص149).

Aku heran terhadap orang yang bersedih atas berkurangnya hartanya, tapi tidak pernah bersedih atas berkurangnya umurnya. [Al-Fawaid Wa Al-Akhbar wa Al-Hijayat, Ibn7 Humkan h. 149]

Wallahu a’lam

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

*Laporan Donasi Baksos Pengobatan Gratis Bojonegoro 2019*

Assalamu’alaikum ya ikhwah,

Alhamdulillah dana yang telah terkumpul hingga hari ini adalah *sebesar Rp. 9.785.000,-*

Adapun kebutuhan dana keseluruhan *sebesar Rp. 15.000.000,-*. Sehingga kekurangan dana dari total kebutuhan adalah *sebesar Rp. 5.215.000,-*

Berikut laporannya.

20-09-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
23-09-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
26-09-19, Jamaah Masjid Al Furqon Surabaya, 2.000.000
28-09-19, Hamba Allah, 35.000
1-10-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
3-10-19, Hamba Allah, 50.000
3-10-19, Hamba Allah, 200.000
4-10-19, Hamba Allah, 50.000
4-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
6-10-19, Hamba Allah, 200.000,-
7-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
15-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
15-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
22-10-19, Majelis Taklim, 1.100.000,-
23-10-19, Hamba Allah, 500.000,-
28-10-19, Hamba Allah, 300.000,-
01-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 200.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 100.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
06-11-19, Hamba Allah, 100.000,-.
07-11-19, Hamba Allah, 1.000.000,-
09-11-19, Hamba Allah, 250.000,-
12-11-19, Hamba Allah, 200.000,-
12-11-19, Hamba Allah, 300.000,-
13-11-19, Cinta Sedekah, 1.500.000,-

Bagi yang ingin berpartisipasi, bisa di transfer ke:

No. Rek : 2710696295
Bank : BCA
A.n. Nugroho Wicaksono

Setelah transfer, mohon memberikan konfirmasi ke:
1. +62 0857-3030-8161 (Yudi)
2. +62 0823-3603-7726 (Farid)
3. +62 0881-500-6720 (Nugroho)

Acara bakti sosial ini, In Syaa Allah akan diadakan di Desa Nglumber, Kec. Kepohbaru, Kab. Bojonegoro, pada 21 – 22 Desember 2019.

Adapun rangkaian kegiatan sbb:
1. Pengobatan Gratis
2. Pengajian Umum bersama Ustadz Abdul Rouf hafidzahullah
3. Tebar buku

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

Acara ini diselenggarakan oleh:
1. Yayasan Para Pembela Sunnah
2. Para Pencinta Sunnah
3. Remas Masjid Al Furqon, RSUD dr. Soewandi Surabaya

#Mohon bantuannya untuk disebarluaskan.

Categories
Artikel

Nyanyian itu jampi-jampinya zina

Allah berfirman,

وَمِنْ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا أُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

“Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.” [QS. Luqman : 6]

Berkata Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, Allah mengabarkan bahwasanya manusia yang membeli perkataan yang tiada berguna untuk memalingkan manusia dari agama Allah dan juga dari jalan yang lurus serta mengambil ayat-ayat Allah untuk kesombongan dan olok-olok, maka ketahuilah bahwasanya mereka akan diberikan adzab yang menghinakan dan merendahkan mereka di hari kiamat.

Berkata Ibnu Mas’ud : Lahwul hadits demi Allah adalah musik. Dia berkata ada tiga macam : alat musik, nyanyian dan ucapan yang dicintainya. Akan tetapi ayat ini lebih mencakup semua itu, maka jadilah maknanya : Sebagian manusia ada yang menggunakan ucapan yang diharamkan, dan setiap dari kesia-siaan ucapan dan kefasikan yang menyesatkan manusia dari hidayah dan jalan Allah. [Tafsir Al-Wajiz, Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili]

Berkata Imam Ibnu Katsir رحمه الله,
Abus Sahba Al-Bakri, berkata bahwa ia pernah mendengar Abdullah ibnu Mas’ud saat ditanya mengenai makna firman Allah :

وَمِنْ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ

Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah. [QS. Luqman: 6] Maka Ibnu Mas’ud menjawab bahwa yang dimaksud adalah nyanyian. Demi Allah yang tidak ada Tuhan yang wajib disembah selain Dia. [Riwayat Ibnu Jarir]
Hal yang sama dikatakan oleh Ibnu Abbas, Jabir, Ikrimah, Sa’id ibnu Jubair, Mujahid, Mak-hul, Amr ibnu Syu’aib, dan Ali ibnu Bazimah.

Al-Hasan Al-Basri mengatakan bahwa firman-Nya: Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan. [Luqman: 6] Maksudnya, nyanyian dan seruling (musik). [Tafsir Ibnu Katsir]

Berkata Syaikh Bin Baz, Jika lagu tersebut diiringi oleh musik rebab, kecapi, biola, serta gendang, maka kadar keharamannya semakin bertambah. Sebagian ulama bersepakat bahwa nyanyian yang diiringi oleh alat musik hukumnya adalah haram, maka wajib untuk dijauhi. [Bin Baz, Majalah Ad-Dakwah, edisi 902, Syawal 1403H]

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ وَلَيَنْزِلَنَّ أَقْوَامٌ إِلَى جَنْبِ عَلَمٍ يَرُوحُ عَلَيْهِمْ بِسَارِحَةٍ لَهُمْ يَأْتِيهِمْ يَعْنِي الْفَقِيرَ لِحَاجَةٍ فَيَقُولُونَ ارْجِعْ إِلَيْنَا غَدًا فَيُبَيِّتُهُمْ اللَّهُ وَيَضَعُ الْعَلَمَ وَيَمْسَخُ آخَرِينَ قِرَدَةً وَخَنَازِيرَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

“Akan ada di kalangan umatku suatu kaum yang menghalalkan zina, sutra, khamar dan Al Ma’aazif (musik nyanyian). Dan sungguh kaum itu akan tinggal tempat yang terletak di sekitar gunung tinggi kemudian mereka didatangi oleh orang faqiir untuk suatu keperluan, maka mereka berkata “kembalilah kepada kami besok”. Pada malam harinya Allah menimpakan gunung tersebut kepada mereka dan menjadikan sebagian yang lain kera dan babi hingga hari kiamat.” [HR Al-Bukhariy 7/106].

Berkata Kholifah Yazid bin Al-Walid رحمه الله,

(يا بني أميّة إيّاكم والغناء، فإنّه يُنقص الحياء ويزيد في الشّهوة ويهدم المروءة، وإنّه لينوب عن الخمر، ويفعل ما يفعل السّكر، فإن كنتم لا بُدّ فاعلين فجنّبوه النّساء. إنّ الغناء داعية الزنا).رواه البيهقي في شعب الإيمان

“Wahai Bani Umayyah, waspadalah kamu akan nyanyian, sesungguhnya dia itu menghilangkan rasa malu menggelorakan syahwat dan merusak kehormatan. Sesungguhnya dia menggantikan khomer. Dia akan melakukan perbuatan seperti yang dilakukan oleh pemabuk, jika memang kalian tetap melakukannya maka jauhilah wanita, karena nyanyian itu pengundang zina.”[Diriwayatkan Al-Baihaqy dalam Syu’abul Iman]

Berkata Imam Fudhoil bin Iyadh رحمه الله,

الغناء رقية الزنا.

Nyanyian itu jampi-jampinya zina. [Ihya’ Ulumud Din: 1/5, h 277]

Berkata Imam Ibnul Qoyyim رحمه الله,

فالغناء يُفسد القلب ، وإذا فسد القلب هـاج في النفاق . اهـ

Nyanyian itu merusak hati, apabila hati rusak maka akan muncullah gelombang nifak. [Ighotsatul Lahafan, Ibnul Qoyyim h. 227]

Wallahu a’lam

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

*Laporan Donasi Baksos Pengobatan Gratis Bojonegoro 2019*

Assalamu’alaikum ya ikhwah,

Alhamdulillah dana yang telah terkumpul hingga hari ini adalah *sebesar Rp. 9.785.000,-*

Adapun kebutuhan dana keseluruhan *sebesar Rp. 15.000.000,-*. Sehingga kekurangan dana dari total kebutuhan adalah *sebesar Rp. 5.215.000,-*

Berikut laporannya.

20-09-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
23-09-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
26-09-19, Jamaah Masjid Al Furqon Surabaya, 2.000.000
28-09-19, Hamba Allah, 35.000
1-10-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
3-10-19, Hamba Allah, 50.000
3-10-19, Hamba Allah, 200.000
4-10-19, Hamba Allah, 50.000
4-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
6-10-19, Hamba Allah, 200.000,-
7-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
15-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
15-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
22-10-19, Majelis Taklim, 1.100.000,-
23-10-19, Hamba Allah, 500.000,-
28-10-19, Hamba Allah, 300.000,-
01-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 200.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 100.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
06-11-19, Hamba Allah, 100.000,-.
07-11-19, Hamba Allah, 1.000.000,-
09-11-19, Hamba Allah, 250.000,-
12-11-19, Hamba Allah, 200.000,-
12-11-19, Hamba Allah, 300.000,-
13-11-19, Cinta Sedekah, 1.500.000,-

Bagi yang ingin berpartisipasi, bisa di transfer ke:

No. Rek : 2710696295
Bank : BCA
A.n. Nugroho Wicaksono

Setelah transfer, mohon memberikan konfirmasi ke:
1. +62 0857-3030-8161 (Yudi)
2. +62 0823-3603-7726 (Farid)
3. +62 0881-500-6720 (Nugroho)

Acara bakti sosial ini, In Syaa Allah akan diadakan di Desa Nglumber, Kec. Kepohbaru, Kab. Bojonegoro, pada 21 – 22 Desember 2019.

Adapun rangkaian kegiatan sbb:
1. Pengobatan Gratis
2. Pengajian Umum bersama Ustadz Abdul Rouf hafidzahullah
3. Tebar buku

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

Acara ini diselenggarakan oleh:
1. Yayasan Para Pembela Sunnah
2. Para Pencinta Sunnah
3. Remas Masjid Al Furqon, RSUD dr. Soewandi Surabaya

#Mohon bantuannya untuk disebarluaskan.

Categories
Artikel

Saingilah dia dalam urusan agama …!

Manusia telah tersibukkan dengan perlombaan dalam meraih dunia. Mereka menghabiskan banyak waktu dan tenaganya untuk meraup sebanyak-banyaknya harta dunia. Sehingga banyak yang lalai untuk berlomba-lomba menggapai akherat yang setinggi-tingginya.
Padahal ujung pencarian dunia tidak akan ada habisnya, sedangkan kematian selalu mengintai didepannya.
Allah telah mengingatkan hal itu dalam firmannya,

اَلْهٰىكُمُ التَّكَاثُرُۙ

Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,

حَتّٰى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَۗ

sampai kamu masuk ke dalam kubur.

كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَۙ

Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),

ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ

kemudian sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui.

كَلَّا لَوْ تَعْلَمُوْنَ عِلْمَ الْيَقِيْنِۗ

Sekali-kali tidak! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti,

لَتَرَوُنَّ الْجَحِيْمَۙ

niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahim,

ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِيْنِۙ.

kemudian kamu benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri,

ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَىِٕذٍ عَنِ النَّعِيْمِ

kemudian kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu).” [QS. At-Takatdur: 1-8]

Sedangkan Allah memerintahkan hambanya untuk fokus berlomba-lomba dalam hal ampunan dan akherat.

Allah berfirman,

انْظُرْ كَيْفَ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَلَلْآخِرَةُ أَكْبَرُ دَرَجَاتٍ وَأَكْبَرُ تَفْضِيلاً. (الاسراء:21)

“Perhatikanlah bagaimana Kami lebihkan sebagian dari mereka atas sebagian (yang lain). Dan pasti kehidupan akhirat lebih tinggi tingkatnya dan lebih besar keutamaannya.” [QS. Al-Isra’: 21]

Berkata Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, Lihatlah dengan penuh perhatian wahai manusia, bagaimana Kami memberi keutamaan sebagian golongan atas sebagian lainnya dalam hal rejeki, kekuatan, kesehatan, dan kemuliaan sebagai bentuk kebijaksanaan yang terang yang tidak disadari oleh umumnya akal (manusia), Namun derajat kemuliaan di akhirat itu lebih agung, lebih banyak dan lebih luhur daripada kemuliaan dunia, maka sebaiknya mementingkan urusan akhirat lebih banyak. [Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir, Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar]

Firmannya,

وَكَذَلِكَ فَتَنَّا بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لِيَقُولُوا أَهَؤُلاءِ مَنَّ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنْ بَيْنِنَا أَلَيْسَ اللَّهُ بِأَعْلَمَ بِالشَّاكِرِينَ. (الأنعام :53) .

“Dan demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka (orang-orang kaya) dengan sebahagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata: “Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah Allah kepada mereka?” (Allah berfirman): “Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepada-Nya)?”.” [QS. Al-An’am: 53]

Disebutkan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid,

وَكَذٰلِكَ فَتَنَّا بَعْضَهُم بِبَعْضٍ

(Dan demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka dengan sebahagian mereka yang lain) Yakni kami uji orang-orang kaya yang sombong dengan orang-orang miskin.

لِّيَقُولُوٓا۟

(supaya mereka berkata)
Yakni orang-orang kaya berkata.

أَهٰٓؤُلَآءِ

(Orang-orang semacam inikah)
Yakni merekakah yang dengan kafakirannya diberi anugerah Allah kepada mereka

مَنَّ اللهُ عَلَيْهِم مِّنۢ بَيْنِنَآ ۗ

(yang diberi anugerah Allah kepada mereka di antara kita?)
Yakni mereka dimuliakan Allah dengan mendapatkan petunjuk, sedangkan kami tidak?

أَلَيْسَ اللهُ بِأَعْلَمَ بِالشّٰكِرِينَ

(Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur) Maka Allah mengatakan kepada mereka: mengapa kalian menolak keputusan Allah dengan kejahilan kalian, serta mengingkari anugrah yang diberikan kepada yang Dia kehendaki. [Tafsir Al-Mukhtashar/ Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid]

Allah berfirman,

سَابِقُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ آَمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

“Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Rabbmu dan surga yang lebarnya selebar langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. dan Allah mempunyai karunia yang besar.” [QS. Al Hadiid: 21]

Syaikh As Sa’di رحمه الله mengatakan, “Allah memerintahkan untuk berlomba-lomba dalam meraih ampunan Allah, ridho-Nya, dan surga-Nya. Ini semua bisa diraih jika seseorang melakukan sebab untuk mendapatkan ampunan dengan melakukan taubat yang tulus, istighfar yang manfaat, menjauh dari dosa dan jalan-jalannya. Sedangkan berlomba untuk meraih ridho Allah dilakukan dengan melakukan amalan sholih dan semangat menggapai ridho Allah selamanya (bukan sesaat). Bentuh dari menggapai ridho Allah tadi adalah dengan berbuat ihsan (berbuat baik) dalam beribadah kepada Sang Khaliq dan berbuat ihsan dalam bermuamalah dengan sesama makhluk dari segala segi.” [Taisir Al Karimir Rahman, ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di, hal. 841]

Dan Allah memerintahkan secara tegas kepada hambanya agar berlomba-lomba dengan sungguh-sungguh dalam hal agama ini.

وَفِي ذَلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ

“Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.” [QS. Al Muthoffifin: 26]

Rasululloh صلى الله عليه وسلم telah menganjurkan ummatnya agar bersegera dalam beramal. Anjuran ini beliau tekankan kepada ummatnya, karena akan bermunculan fitnah yang bisa jadi hal itu menjadi penghalang dia dari melakukan kebaikan.

بَادِرُوْا بِالْأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ، يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحْ كَافِرًا، يَبِيْعُ دِيْنَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا

“Bersegeralah kalian beramal saleh sebelum kedatangan fitnah (ujian) yang seperti potongan malam. Seseorang di pagi hari dalam keadaan beriman (mukmin) namun di sore harinya menjadi kafir; dan ada orang yang di sore hari dalam keadaan beriman namun di pagi hari menjadi kafir. Dia menjual agamanya dengan perhiasan dunia.” [HR. Muslim, 309]

Berkata Imam Hasan Al-Bashry رحمه الله,

من نافسك في دينك فنافسه ، ومن نافسك في دنياك فألقها في نحره.
(إحياء علوم الدين للإمام الغزالي ص. 213)

Jika ada yang mengunggulimu dalam hal agama maka saingilah dia…!
Dan jika ada orang yang mengunggulimu dalam urusan dunia maka lemparkanlah dunia itu di kehernya (jangan kamu gubris)
[Ihya’ Ulumud Din, Imam Al-Ghozaly, h. 213]

Wallahu a’lam

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

*Laporan Donasi Baksos Pengobatan Gratis Bojonegoro 2019*

Assalamu’alaikum ya ikhwah,

Alhamdulillah dana yang telah terkumpul hingga hari ini adalah *sebesar Rp. 9.785.000,-*

Adapun kebutuhan dana keseluruhan *sebesar Rp. 15.000.000,-*. Sehingga kekurangan dana dari total kebutuhan adalah *sebesar Rp. 5.215.000,-*

Berikut laporannya.

20-09-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
23-09-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
26-09-19, Jamaah Masjid Al Furqon Surabaya, 2.000.000
28-09-19, Hamba Allah, 35.000
1-10-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
3-10-19, Hamba Allah, 50.000
3-10-19, Hamba Allah, 200.000
4-10-19, Hamba Allah, 50.000
4-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
6-10-19, Hamba Allah, 200.000,-
7-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
15-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
15-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
22-10-19, Majelis Taklim, 1.100.000,-
23-10-19, Hamba Allah, 500.000,-
28-10-19, Hamba Allah, 300.000,-
01-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 200.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 100.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
06-11-19, Hamba Allah, 100.000,-.
07-11-19, Hamba Allah, 1.000.000,-
09-11-19, Hamba Allah, 250.000,-
12-11-19, Hamba Allah, 200.000,-
12-11-19, Hamba Allah, 300.000,-
13-11-19, Cinta Sedekah, 1.500.000,-

Bagi yang ingin berpartisipasi, bisa di transfer ke:

No. Rek : 2710696295
Bank : BCA
A.n. Nugroho Wicaksono

Setelah transfer, mohon memberikan konfirmasi ke:
1. +62 0857-3030-8161 (Yudi)
2. +62 0823-3603-7726 (Farid)
3. +62 0881-500-6720 (Nugroho)

Acara bakti sosial ini, In Syaa Allah akan diadakan di Desa Nglumber, Kec. Kepohbaru, Kab. Bojonegoro, pada 21 – 22 Desember 2019.

Adapun rangkaian kegiatan sbb:
1. Pengobatan Gratis
2. Pengajian Umum bersama Ustadz Abdul Rouf hafidzahullah
3. Tebar buku

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

Acara ini diselenggarakan oleh:
1. Yayasan Para Pembela Sunnah
2. Para Pencinta Sunnah
3. Remas Masjid Al Furqon, RSUD dr. Soewandi Surabaya

#Mohon bantuannya untuk disebarluaskan.

Categories
Artikel

Bahaya dosa dzalim walaupun satu saja

Allah berfirman,

وَأَنذِرۡهُمۡ یَوۡمَ ٱلۡـَٔازِفَةِ إِذِ ٱلۡقُلُوبُ لَدَى ٱلۡحَنَاجِرِ كَـٰظِمِینَۚ مَا لِلظَّـٰلِمِینَ مِنۡ حَمِیمࣲ وَلَا شَفِیعࣲ یُطَاعُ

“Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat (hari kiamat yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. Orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafa’at yang diterima syafa’atnya.” [QS.Ghofir: 18]

Firmannya,

أَلَمۡ تَعۡلَمۡ أَنَّ ٱللَّهَ یَعۡلَمُ مَا فِی ٱلسَّمَاۤءِ وَٱلۡأَرۡضِۚ إِنَّ ذَ ٰ⁠لِكَ فِی كِتَـٰبٍۚ إِنَّ ذَ ٰ⁠لِكَ عَلَى ٱللَّهِ یَسِیرࣱ.
وَیَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَا لَمۡ یُنَزِّلۡ بِهِۦ سُلۡطَـٰنࣰا وَمَا لَیۡسَ لَهُم بِهِۦ عِلۡمࣱۗ وَمَا لِلظَّـٰلِمِینَ مِن نَّصِیرࣲ.

“Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi?; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah.
Dan mereka menyembah selain Allah, apa yang Allah tidak menurunkan keterangan tentang itu, dan apa yang mereka sendiri tiada mempunyai pengetahuan terhadapnya. Dan bagi orang-orang yang zalim sekali-kali tidak ada🐩 seorang penolongpun.” [QS. Al-Hajj : 70 – 71]

Diantara bahayanya perbuatan dzalim:
1. Allah tidak akan membiarkan pelaku kedzaliman merajalela.
Firmannya,

وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الْأَبْصَارُ

“Dan janganlah sekali-kali engkau menyangka Allah lalai dari apa yang dilakukan oleh orang-orang yang berbuat zalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari di mana pandangan-pandangan terbelalak.” Dari ayat tersebut jelas dinyatakan bahwa Allah akan memberikan balasan kepada setiap pelaku kezaliman kelak di hari kiamat di mana setap mata manusia akan terbelalak menyaksikan berbagai hal yang terjadi di hari kiamat.

2. Kezhaliman Menjadi Kegelapan.
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

اتَّقُوا الظُّلْمَ ؛ فَإنَّ الظُّلْمَ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ القِيَامَةِ.

“Takutlah kalian berbuat zalim, karena kezaliman itu menjadi kegelapan demi kegelapan di hari kiamat” [HR. Muslim, 2578].

3. Kedzaliman menjadikan pelakunya diazab di neraka dengan siksaan yang pedih.

لَهُم مِّن جَهَنَّمَ مِهَادࣱ وَمِن فَوۡقِهِمۡ غَوَاشࣲۚ وَكَذَ ٰ⁠لِكَ نَجۡزِی ٱلظَّـٰلِمِینَ

“Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka) . Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim.” [QS. Al A’raaf : 41]

4. Kezhaliman itu menjadi sebab kebangkrutan.
Rasulullah pernah pertanya kepada para sahabat

أتدرونَ مَنِ المُفْلِسُ ؟

“Tahukan kalian siapa itu orang yang bangkrut?”
Mereka menjawab:

المفْلسُ فِينَا مَنْ لا دِرهَمَ لَهُ ولا مَتَاع

“Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak lagi memiliki uang dan barang”.
Beliau lalu menerangkan:

إنَّ المُفْلسَ مِنْ أُمَّتي مَنْ يأتي يَومَ القيامَةِ بصلاةٍ وصيامٍ وزَكاةٍ ، ويأتي وقَدْ شَتَمَ هَذَا ، وقَذَفَ هَذَا ، وَأَكَلَ مالَ هَذَا ، وسَفَكَ دَمَ هَذَا ، وَضَرَبَ هَذَا ، فيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ ، وهَذَا مِنْ حَسناتهِ ، فإنْ فَنِيَتْ حَسَناتُه قَبْل أنْ يُقضى مَا عَلَيهِ ، أُخِذَ منْ خَطَاياهُم فَطُرِحَتْ عَلَيهِ ، ثُمَّ طُرِحَ في النَّارِ

“Sesungguhnya orang yang bangkrut diantara umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa amal shalat, puasa dan zakat. Disamping itu, ia juga membawa dosa mencaci maki, menuduh, mengambil harta orang lain, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Maka tiap-tiap orang yang dizaliminya dibayar dengan amal baiknya. Kalau habis amal baiknya, sedangkan tanggungannya belum terbayar, maka diambil sebagian dari dosa-dos mereka lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam api neraka” [HR. Muslim, 2581]

5. Mengambil hak orang lain itu sama dengan mengambil sepotong api neraka.
Rasulullah bersabda:

إنَّمَا أنا بَشَرٌ ، وَإنَّكُمْ تَخْتَصِمُونَ إلَيَّ ، وَلَعَلَّ بَعْضَكُمْ أنْ يَكُونَ ألْحَنَ بِحُجّتِهِ مِنْ بَعْضٍ ، فأَقْضِيَ لَهُ بِنَحْوِ مَا أسْمعُ ، فَمَنْ قَضَيتُ لَهُ بِحَقِّ أخِيهِ فَإِنَّما أقطَعُ لَهُ قِطعةً مِنَ النَّارِ

“Sesungguhnya aku ini manusia seperti kalian. Dan sesungguhnya kalian mengadukan sengketa kepada saya. Boleh jadi sebagian dari kalian lebih menguasai argumrntasinya dari pada yang lain sehingga aku menangkan perkaranya. Maka dari itu, barang siapa yang aku menangkan perkaranya sehingga ia mengambil hak saudaranya, maka sesungguhnya aku potongkan sekeping api neraka untuknya”. [HR. Bukhari, 6601]

6. Do’a orang yang dizalimi itu tidak tertolak
Rasulullah bersabda:

وَاتَّقِ دَعْوَةَ المَظْلُومِ ؛ فإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَها وَبَيْنَ اللهِ حِجَابٌ

“Takutlah kamu akan doa orang yang dizalimi, karena sesungguhnya tidak ada tabir antara doanya dengan Allah” [HR. Bukhari dan Muslim, 4294]

7. Orang yang zalim itu tidak dibiarkan, melainkan ditangguhkan saja
Rasulullah bersabda:

إنَّ الله لَيُمْلِي لِلظَّالِمِ ، فَإِذَا أخَذَهُ لَمْ يُفْلِتْهُ

“Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada orang yang berlaku zalim. Jika Allah hendak mengazabnya, maka tidak akan membiarkannya lolos”
Kemudian beliau membaca:

وكَذَلِكَ أَخْذُ رَبِّكَ إِذَا أَخَذَ الْقُرَى وَهِيَ ظَالِمَةٌ إِنَّ أَخْذَهُ أَلِيمٌ شَدِيدٌ

“Dan begitulah adzab Tuhanmu, apabila Dia mengadzab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya adzab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras”. [QS. Hud: 102]. [HR. Bukhari dan Muslim]

8. Kedzaliman menjadi pentebab ratanya bencana ke semua negeri.

وَمَا كَانَ رَبُّكَ مُهۡلِكَ ٱلۡقُرَىٰ حَتَّىٰ یَبۡعَثَ فِیۤ أُمِّهَا رَسُولࣰا یَتۡلُوا۟ عَلَیۡهِمۡ ءَایَـٰتِنَاۚ وَمَا كُنَّا مُهۡلِكِی ٱلۡقُرَىٰۤ إِلَّا وَأَهۡلُهَا ظَـٰلِمُونَ

“Dan tidak adalah Tuhanmu membinasakan kota-kota, sebelum Dia mengutus di ibukota itu seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka; dan tidak pernah Kami membinasakan kota-kota; kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kezaliman.” [QS. Al Qashash :59]

Berkata Imam Sufyan Ats-Tsaury رحمه الله,

لأن تلقى الله بسبعين ذنباً فيما بينك وبينه أهون عليك من أن تلقاه بذنب واحد فيما بينك وبين العباد.
(تنبيه الغافلين) للسمرقندي (ص 380)

Sungguh seandainya kamu menemui Allah dengan 70 dosa antara kamu dengan Dia lebih ringan bagimu daripada kamu menemui Allah dengan satu dosa antara kamu dengan seorang hamba. [Tanbihul Ghofilin, As-Samarqondhy, h. 380]

Wallahu a’lam

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

*Laporan Donasi Baksos Pengobatan Gratis Bojonegoro 2019*

Assalamu’alaikum ya ikhwah,

Alhamdulillah dana yang telah terkumpul hingga hari ini adalah *sebesar Rp. 9.785.000,-*

Adapun kebutuhan dana keseluruhan *sebesar Rp. 15.000.000,-*. Sehingga kekurangan dana dari total kebutuhan adalah *sebesar Rp. 5.215.000,-*

Berikut laporannya.

20-09-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
23-09-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
26-09-19, Jamaah Masjid Al Furqon Surabaya, 2.000.000
28-09-19, Hamba Allah, 35.000
1-10-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
3-10-19, Hamba Allah, 50.000
3-10-19, Hamba Allah, 200.000
4-10-19, Hamba Allah, 50.000
4-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
6-10-19, Hamba Allah, 200.000,-
7-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
15-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
15-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
22-10-19, Majelis Taklim, 1.100.000,-
23-10-19, Hamba Allah, 500.000,-
28-10-19, Hamba Allah, 300.000,-
01-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 200.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 100.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
06-11-19, Hamba Allah, 100.000,-.
07-11-19, Hamba Allah, 1.000.000,-
09-11-19, Hamba Allah, 250.000,-
12-11-19, Hamba Allah, 200.000,-
12-11-19, Hamba Allah, 300.000,-
13-11-19, Cinta Sedekah, 1.500.000,-

Bagi yang ingin berpartisipasi, bisa di transfer ke:

No. Rek : 2710696295
Bank : BCA
A.n. Nugroho Wicaksono

Setelah transfer, mohon memberikan konfirmasi ke:
1. +62 0857-3030-8161 (Yudi)
2. +62 0823-3603-7726 (Farid)
3. +62 0881-500-6720 (Nugroho)

Acara bakti sosial ini, In Syaa Allah akan diadakan di Desa Nglumber, Kec. Kepohbaru, Kab. Bojonegoro, pada 21 – 22 Desember 2019.

Adapun rangkaian kegiatan sbb:
1. Pengobatan Gratis
2. Pengajian Umum bersama Ustadz Abdul Rouf hafidzahullah
3. Tebar buku

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

Acara ini diselenggarakan oleh:
1. Yayasan Para Pembela Sunnah
2. Para Pencinta Sunnah
3. Remas Masjid Al Furqon, RSUD dr. Soewandi Surabaya

#Mohon bantuannya untuk disebarluaskan.

Categories
Artikel

Jika Allah sudah menolong hambanya, tidak ada lagi yang mampu mengalahkannya

Allah berfirman,

إِن یَنصُرۡكُمُ ٱللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمۡۖ وَإِن یَخۡذُلۡكُمۡ فَمَن ذَا ٱلَّذِی یَنصُرُكُم مِّنۢ بَعۡدِهِۦۗ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلۡیَتَوَكَّلِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ

“Jika Allah menolong kamu, maka tak ada orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.” [QS. Ali ‘Imran: 160]

Berkata Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, Maksudnya apabila Allah membantu kalian dengan pembelaan dan pertolonganya, ”maka tidak ada orang yang dapat mengalahkanmu, ” walaupun orang yang ada di setiap penjuru berkumpul untuk mengalahkan kalian dengan segala sesuatu yang mereka miliki berupa jumlah pasukan dan perlengkapan, karena tidak ada orang yang dapat mengalahkannya. Allah telah menguasai hamba-hambaNya dan telah mengandalikan hidup mereka, dan tidaklah ada seekor hewan melatapun yang bergerak melainkan atas izin-Nya dan tidak pula diam melainkan dengan izin-Nya.
“jika Allah membiarkanmu tidak memberi pertolongan, ” maksudnya membuat diri kalian bersandar pada diri kalian sendiri, ”maka siapakah gerangan yang dapat menolongmu dalam keadan itu, ” Maka pastilah kalian akan terlantar walaupun seluruh makhluk menolong kalian. Dalam ayat ini terkandung perintah untuk meminta pertolongan dan bergantung hanya kepada Allah, dan berlepas diri dari segala daya upaya dan kekuatan diri. Karenanya Allah berfirman “dan kepada Allahlah bertawakkal orang-orang yang beriman”, didahulukan ma’mulnya sebagai Batasan bahwa hanya kepada Allah saja bertawakkal, tidak kepada selain-Nya. Karena sudah pada tahu bahwa hanya Dialah satu-satunya sang penolong, maka bergantung kepadanya adalah bukti tauhid yang dituju, dan bergantung kepada selain-Nya adalah perbuatan syirik yang tidak mendatangkan manfaat bagi pelakunya bahkan mendatang madhorot baginya.
Ayat ini mengandung perintah untuk bertawakal kepada Allah semata, dan bahwasanya sebesar kadar keimanan seoranb hamba, maka sebesar itulah kadar tawakalnya. [Tafsir Al-Wajiz, Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili]

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

وَاعْلَمْ أَنَّ اْلأُمَّةَ لَوْ اجْتَمَعَوا عَلَى أَنْ يَنْفَعُوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ لَكَ، وَإِنِ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ عَلَيْكَ، رُفِعَتِ اْلأَقْلاَمُ وَجَفَّتِ الصُّحُفِ

“Ketahuilah sesungguhnya jika seluruh umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat kepadamu atas sesuatu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu atas sesuatu, niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali kecelakaan yang telah Allah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering.” [HR Ahmad dan At-Tirmidzi, 2516 dishohihkan Al-Albany].

Sehingga yang wajib diupayakan oleh seorang hamba adalah bagaimana mendapatkan pertolongan Allah itu…?

Allah telah memberikan syarat datangnya pertongan-Nya, dalam firmannya,

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوۤا۟ إِن تَنصُرُوا۟ ٱللَّهَ یَنصُرۡكُمۡ وَیُثَبِّتۡ أَقۡدَامَكُمۡ

“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” [QS. Muhammad : 7]

Demikian dalam ayat lain Allah menjamin akan mengokohkan hambanya jika dia beriman dan beramal sholih.

وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمۡ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ لَیَسۡتَخۡلِفَنَّهُمۡ فِی ٱلۡأَرۡضِ كَمَا ٱسۡتَخۡلَفَ ٱلَّذِینَ مِن قَبۡلِهِمۡ وَلَیُمَكِّنَنَّ لَهُمۡ دِینَهُمُ ٱلَّذِی ٱرۡتَضَىٰ لَهُمۡ وَلَیُبَدِّلَنَّهُم مِّنۢ بَعۡدِ خَوۡفِهِمۡ أَمۡنࣰاۚ یَعۡبُدُونَنِی لَا یُشۡرِكُونَ بِی شَیۡـࣰٔاۚ وَمَن كَفَرَ بَعۡدَ ذَ ٰ⁠لِكَ فَأُو۟لَـٰۤىِٕكَ هُمُ ٱلۡفَـٰسِقُونَ

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan berkuasa orang-orang sebelum mereka, dan sungguh Dia akan meneguhkan (memberikan kemapanan) agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka.” [QS. An-Nur: 55]

Wallahu a’lam

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

*Laporan Donasi Baksos Pengobatan Gratis Bojonegoro 2019*

Assalamu’alaikum ya ikhwah,

Alhamdulillah dana yang telah terkumpul hingga hari ini adalah *sebesar Rp. 8.285.000,-*

Adapun kebutuhan dana keseluruhan *sebesar Rp. 15.000.000,-*. Sehingga kekurangan dana dari total kebutuhan adalah *sebesar Rp. 6.715.000,-*

Berikut laporannya.

20-09-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
23-09-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
26-09-19, Jamaah Masjid Al Furqon Surabaya, 2.000.000
28-09-19, Hamba Allah, 35.000
1-10-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
3-10-19, Hamba Allah, 50.000
3-10-19, Hamba Allah, 200.000
4-10-19, Hamba Allah, 50.000
4-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
6-10-19, Hamba Allah, 200.000,-
7-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
15-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
15-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
22-10-19, Majelis Taklim, 1.100.000,-
23-10-19, Hamba Allah, 500.000,-
28-10-19, Hamba Allah, 300.000,-
01-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 200.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 100.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
06-11-19, Hamba Allah, 100.000,-.
07-11-19, Hamba Allah, 1.000.000,-
09-11-19, Hamba Allah, 250.000,-
12-11-19, Hamba Allah, 200.000,-
12-11-19, Hamba Allah, 300.000,-

Bagi yang ingin berpartisipasi, bisa di transfer ke:

No. Rek : 2710696295
Bank : BCA
A.n. Nugroho Wicaksono

Setelah transfer, mohon memberikan konfirmasi ke:
1. +62 0857-3030-8161 (Yudi)
2. +62 0823-3603-7726 (Farid)
3. +62 0881-500-6720 (Nugroho)

Acara bakti sosial ini, In Syaa Allah akan diadakan di Desa Nglumber, Kec. Kepohbaru, Kab. Bojonegoro, pada 21 – 22 Desember 2019.

Adapun rangkaian kegiatan sbb:
1. Pengobatan Gratis
2. Pengajian Umum bersama Ustadz Abdul Rouf hafidzahullah
3. Tebar buku

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

Acara ini diselenggarakan oleh:
1. Yayasan Para Pembela Sunnah
2. Para Pencinta Sunnah
3. Remas Masjid Al Furqon, RSUD dr. Soewandi Surabaya

#Mohon bantuannya untuk disebarluaskan.

Categories
Artikel

Hasad Penghancur segala kebaikan

Hasad adalah penyakit hati yang berbahaya. Penyakit ini merupakan penyakit yang telah menghancurkan tatanan ummat dan alam semeta ini. Diawali dari hasadnya Iblis, penghuni alam malaikat yang awal. Tapi ketika disuruh sujud kepada Adam عليه السلام dia menolak disebabkan karena hasadnya. Dia merasa lebih baik dari Adam sehingga muncul sifat irinya.

قَالَ یَـٰۤإِبۡلِیسُ مَا مَنَعَكَ أَن تَسۡجُدَ لِمَا خَلَقۡتُ بِیَدَیَّۖ أَسۡتَكۡبَرۡتَ أَمۡ كُنتَ مِنَ ٱلۡعَالِینَ.
قَالَ أَنَا۠ خَیۡرࣱ مِّنۡهُ خَلَقۡتَنِی مِن نَّارࣲ وَخَلَقۡتَهُۥ مِن طِینࣲ.

Allah berfirman: “Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?”.
Iblis berkata: “Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah”. [QS. Shad : 75 – 76]

Hasad ini pulalah yang merasuki orang-orang Yahudi sehingga mereka menolak islam yang dibawa oleh Rasululloh صلى الله عليه وسلم, sebagaimana telah Allah sebutkan dalam Al-Qur’an.
Allah berfirman

وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ
“Sebahagian besar ahli kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran.” [QS. Al-Baqoroh : 109]

Firrman Allah :

أَمْ يَحْسُدُونَ النَّاسَ عَلَى مَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ فَقَدْ آتَيْنَا آلَ إِبْرَاهِيمَ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَآتَيْنَاهُمْ مُلْكًا عَظِيمًا.
“Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia [Yaitu: kenabian, Al Quran, dan kemenangan] yang Allah telah berikan kepadanya? Sesungguhnya Kami telah memberikan kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar” [QS. An-Nisaa’ : 54]”

Hasad telah membutakan manusia dari kenyataan dan kebaikan yang dimiliki orang lain.
Qobil membunuh adiknya Habil karena iri.
Saudara-saudaranya Nabi Yusuf عليه السلام tega membuang adiknya ke sumur juga karena iri.
Penyakit ini merupakan penyakit turun menurun dari manusia yang sebelumnya.
Rasululloh صلى الله عليه وسلم bersabda,

: دبَّ إليكم داء الأمم قبلكم: الحسد والبَغْضَاء.
رواه التِّرمذي (2510)

Menular kepada kalian penyakit ummat-ummat sebelum kalian, hasad dan benci. [HR At-Tirmidzy, 2510 dishohihkan Al-Albany]

Dan terus menerus penyakit ini menjadi penghalang utama manusia mendapatkan hidayah. Abu Jahal pimpinan kafir Qurays tidak mau menerima Islam karena hasadnya. Abdulloh bin Ubay bin Salul pemimpin munafikin Madinah selalu merongrong Islam juga karena hasadnya

Rasulullah صلى الله عليه وسلم memberi nasihat kepada ummatnya untuk menjauhi penyakit yang berbahaya ini:

لاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَبَاغَضُوْا وَلاَ تَقَاطَعُوا وَكُوْنُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا

“Janganlah kalian saling hasad, janganlah saling membenci, jangan saling memboikot, dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara” [HR Muslim, 2559]

Dan bahayanya hasad yang lebih dahsyat lagi adalah menjadi penghapus segala kebaikan amal.
Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

إِيَّاكُمْ وَاْلحَسَدَ، فَإِنَّ اْلحَسَدَ يَأْكُلُ اْلحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ اْلحَطَبَ أَوِ اْلخَشَبَ.

“Janganlah kamu dengki, karena kedengkian akan memakan kebajikan-kebajikan sebagaimana api melahap kayu bakar atau kayu.” [HR Abu Dawud dan Ibnu Majah]

Wallahu a’lam

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

*Laporan Donasi Baksos Pengobatan Gratis Bojonegoro 2019*

Assalamu’alaikum ya ikhwah,

Alhamdulillah dana yang telah terkumpul hingga hari ini adalah *sebesar Rp. 8.285.000,-*

Adapun kebutuhan dana keseluruhan *sebesar Rp. 15.000.000,-*. Sehingga kekurangan dana dari total kebutuhan adalah *sebesar Rp. 6.715.000,-*

Berikut laporannya.

20-09-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
23-09-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
26-09-19, Jamaah Masjid Al Furqon Surabaya, 2.000.000
28-09-19, Hamba Allah, 35.000
1-10-19, Hamba Allah, Sidoarjo, 100.000
3-10-19, Hamba Allah, 50.000
3-10-19, Hamba Allah, 200.000
4-10-19, Hamba Allah, 50.000
4-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
6-10-19, Hamba Allah, 200.000,-
7-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
15-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
15-10-19, Hamba Allah, 100.000,-
22-10-19, Majelis Taklim, 1.100.000,-
23-10-19, Hamba Allah, 500.000,-
28-10-19, Hamba Allah, 300.000,-
01-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 200.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 100.000,-
04-11-19, Hamba Allah, 500.000,-
06-11-19, Hamba Allah, 100.000,-.
07-11-19, Hamba Allah, 1.000.000,-
09-11-19, Hamba Allah, 250.000,-
12-11-19, Hamba Allah, 200.000,-
12-11-19, Hamba Allah, 300.000,-

Bagi yang ingin berpartisipasi, bisa di transfer ke:

No. Rek : 2710696295
Bank : BCA
A.n. Nugroho Wicaksono

Setelah transfer, mohon memberikan konfirmasi ke:
1. +62 0857-3030-8161 (Yudi)
2. +62 0823-3603-7726 (Farid)
3. +62 0881-500-6720 (Nugroho)

Acara bakti sosial ini, In Syaa Allah akan diadakan di Desa Nglumber, Kec. Kepohbaru, Kab. Bojonegoro, pada 21 – 22 Desember 2019.

Adapun rangkaian kegiatan sbb:
1. Pengobatan Gratis
2. Pengajian Umum bersama Ustadz Abdul Rouf hafidzahullah
3. Tebar buku

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

Acara ini diselenggarakan oleh:
1. Yayasan Para Pembela Sunnah
2. Para Pencinta Sunnah
3. Remas Masjid Al Furqon, RSUD dr. Soewandi Surabaya

#Mohon bantuannya untuk disebarluaskan.