Ada apa diusia 40 Tahun



0 Comment

๐Ÿ”ฅ *Ada apa diusia 40 Tahun*

_*Tadabbur ayat Al-Qur’an*_

Allah berfirman,

ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุฅูŽุฐูŽุง ุจูŽู„ูŽุบูŽ ุฃูŽุดูุฏูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุจูŽู„ูŽุบูŽ ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนููŠู’ู†ูŽ ุณูŽู†ูŽุฉู‹ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุจูู‘ ุฃูŽูˆู’ุฒูุนู’ู†ูู‰ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุดู’ูƒูุฑูŽ ู†ูุนู’ู…ูŽุชูŽูƒูŽ ุงู„ูŽู‘ุชูู‰ ุฃูŽู†ู’ุนูŽู…ู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽูŠูŽู‘ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ูˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠูŽู‘ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุนู’ู…ูŽู„ูŽ ุตูŽุงู„ูุญู‹ุง ุชูŽุฑู’ุถูŽุงู‡ู ูˆูŽุฃูŽุตู’ู„ูุญู’ ู„ูู‰ ููู‰ ุฐูุฑูู‘ูŠูŽู‘ุชูู‰ ุฅูู†ูู‘ู‰ ุชูุจู’ุชู ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ูˆูŽุฅูู†ูู‘ู‰ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ

*โ€œ…Apabila dia telah dewasa dan usianya sampai empat puluh tahun, ia berdoa :* *_”Ya Tuhanku, tunjukkanlah aku jalan untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shalih yang Engkau ridhai dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir terus sampai kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim”_* [QS. Al-Ahqaf : 15]

Bila usia 40 tahun, maka manusia mencapai puncak kehidupannya baik dari segi fisik, intelektual, emosi, maupun spiritualnya. Ia benar-benar telah meninggalkan masa mudanya dan melangkah ke masa dewasa yang sebenar-benarnya…

Saat manusia mencapai puncak kekuatan pada akal dan jasmaninya, dia mencapai umur 40 tahun, dia berdoa kepada Tuhannya dengan berkata, โ€œWahai Tuhanku, bimbinglah aku untuk mensyukuri nikmatMu yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada bapak-ibuku. Jadikanlah aku orang yang beramal shalih yang Engkau ridhai. Perbaikilah anak keturunanku untukku. Sesungguhnya aku bertaubat kepadaMu dari dosa-dosaku. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang tunduk kepadaMu, menaatiMu, berserah diri kepada perintah dan laranganMu, serta patuh kepada hukumMu.โ€

Berkata Ibnu Katsir ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ุŒ
Firman Allah,

ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุฅูุฐูŽุง ุจูŽู„ูŽุบูŽ ุฃูŽุดูุฏู‘ูŽู‡ู}

sehingga apabila dia telah dewasa. [QS. Al-Ahqaf: 15]

Yakni telah kuat dan menjadi dewasa.

{ูˆูŽุจูŽู„ูŽุบูŽ ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนููŠู†ูŽ ุณูŽู†ูŽุฉู‹}

dan umurnya sampai empat puluh tahun. [QS. Al-Ahqaf. 15]
Yaitu akalnya sudah matang dan pemahaman serta pengendalian dirinya sudah sempurna.
Menurut suatu pendapat, biasanya seseorang tidak berubah lagi dari kebiasaan yang dilakukannya bila mencapai usia empat puluh tahun.

Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda:
“Seorang hamba yang muslim apabila usianya mencapai empat puluh tahun, Allah meringankan hisabnya; dan apabila usianya mencapai enam puluh tahun, Allah memberinya rezeki Inabah (kembali ke jalan-Nya). Dan apabila usianya mencapai tujuh puluh tahun, penduduk langit menyukainya. Dan apabila usianya mencapai delapan puluh tahun, Allah menetapkan kebaikan-kebaikannya dan menghapuskan keburukan-keburukannya. Dan apabila usianya mencapai sembilan puluh tahun, Allah mengampuni semua dosanya yang terdahulu dan yang akan datang, dan mengizinkannya untuk memberi syafaat buat ahli baitnya dan dicatatkan (baginya) di langit, bahwa dia adalah tawanan Allah di bumi-Nya.” [HR Ahmad]

Firmannya,

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุจู‘ู ุฃูŽูˆู’ุฒูุนู’ู†ููŠ}

Ya Tuhanku, tunjukilah aku. [QS. Al-Ahqaf: 15]

Maksudnya, berilah aku ilham, atau bimbinglah aku.

{ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุดู’ูƒูุฑูŽ ู†ูุนู’ู…ูŽุชูŽูƒูŽ ุงู„ู‘ูŽุชููŠ ุฃูŽู†ู’ุนูŽู…ู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู‘ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ูˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠู‘ูŽ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุนู’ู…ูŽู„ูŽ ุตูŽุงู„ูุญู‹ุง ุชูŽุฑู’ุถูŽุงู‡ู}

untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai. [QS. Al-Ahqaf: 15]

Yakni di masa mendatang.

ูˆูŽุฃูŽุตู’ู„ูุญู’ ู„ููŠ ูููŠ ุฐูุฑู‘ููŠู‘ูŽุชููŠ}

berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. [QS. Al-Ahqaf: 15]

Yaitu keturunanku.

{ุฅูู†ู‘ููŠ ุชูุจู’ุชู ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ูˆูŽุฅูู†ู‘ููŠ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู†ูŽ}

Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku temasuk orang-orang yang berserah diri. [QS. Al-Ahqaf: 15]

Ini adalah panduan bagi yang sudah berusiah empat puluh tahun untuk memperbaharui tobat dan berserah diri kepada Allah.

Dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุดู„ู… mengajari doa tasyahhud, yaitu:

“ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽุŒ ุฃูŽู„ู‘ููู’ ุจูŽูŠู’ู†ู ู‚ูู„ููˆุจูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุฃูŽุตู’ู„ูุญู’ ุฐูŽุงุชูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุงู‡ู’ุฏูู†ูŽุง ุณุจูู„ ุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ูุŒ ูˆูŽู†ูŽุฌู‘ูู†ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ุธู‘ูู„ูู…ูŽุงุชู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ููˆุฑูุŒ ูˆูŽุฌูŽู†ู‘ูุจู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ููŽูˆูŽุงุญูุดูŽ ู…ูŽุง ุธูŽู‡ูŽุฑูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ุจูŽุทูŽู†ูŽุŒ ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ูŽู†ูŽุง ูููŠ ุฃูŽุณู’ู…ูŽุงุนูู†ูŽุง ูˆูŽุฃูŽุจู’ุตูŽุงุฑูู†ูŽุง ูˆูŽู‚ูู„ููˆุจูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุฐูุฑู‘ููŠู‘ูŽุงุชูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุชูุจู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุงู„ุชู‘ูŽูˆู‘ูŽุงุจู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู…ูุŒ ูˆูŽุงุฌูŽุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ุดูŽุงูƒูุฑููŠู†ูŽ ู„ูู†ูุนู’ู…ูŽุชููƒูŽุŒ ู…ูุซู’ู†ููŠู†ูŽ ุจูู‡ูŽุง ู‚ูŽุงุจูู„ููŠู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽุฃูŽุชู’ู…ูู…ู’ู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง”

“Ya Allah, lunakkanlah hati-hati kami. Perbaikilah hubungan diantara kami. Tunjukkanlah kami ke jalan keselamatan. Selamatkanlah kami dari kegelapan menuju kepada cahaya, dan jauhkanlah kami dari perbuatan-perbuatan fahisyah, baik yang terang-terangan maupun yang tersembunyi. Dan berkahilah bagi kami pendengaran kami, penglihatan kami hati kami, istri-istri kami dan keturunan kami. Dan terimalah tobat kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang. Dan jadikanlah kami sebagai orang-orang yang mensyukuri nikmat-Mu, selalu memuji dan menerima nikmat itu, dan sempurnakanlah bagi kami nikmat itu.” [HR Abu Dawud]

[Diringkas dari tafsir Al-Qur’an Al-Adhim, Imam Ibnu Katsir]

๐Ÿƒ Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

Leave a Reply