Al-Qowāidul Arba (Halaqah 8, Penjelasan)



0 Comment

■ *SILSILAH Al-Qowāidul Arba*
■ *Halaqah 8 | Penjelasan*

 

Halaqah yang ke-8 dari Silsilah Ilmiyyah Al-Qowāidul Arba’, beliau rahimahullah mengatakan :

فإذا عرفت: أن الشرك إذا خالط العبادة أفسدها، وأحبط العمل، وصار صاحبه من الخالدين في النار؛ عرفت: أن أهم ما عليك معرفة ذلك

” Jika engkau sudah tahu bahwasanya syirik apabila bercampur dengan ibadah, maka akan merusak ibadah tersebut dan akan membatalkan amalan dan menjadikan pemiliknya termasuk orang-orang yang kekal didalam neraka, beliau mengatakan

“maka engkau tahu sekarang bahwasanya perkara yang paling wajib engkau lakukan adalah mengetahui apa itu syirik”

Jika engkau tidak tahu bahwa bahaya syirik dan demikian bahayanya, sampai membatalkan amalan orang yang melakukan amalan sebesar apapun apabila dia melakukan kesyirikan (Syirik Akbar) yang besar maka ini akan bisa membatalkan amalan dia dari awal sampai akhir.

Seandainya seseorang beribadah semenjak dia Baligh (shalat nya, puasanya, shodaqoh, silaturrahim) kemudian ketika dia berumur 50 tahun melakukan sebuah syirik besar maka amalan yang sudah dia kumpulkan sedikit demi sedikit meskipun sebesar gunung /seluas lautan maka akan di hapuskan oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla,menjadi debu yang berterbangan, tidak dianggap oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Sebagaimana firman Allah :

َ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ

“seandainya engkau berbuat syirik niscaya akan batal seluruh amalan ”

وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

” Dan jadilah engkau termasuk orang-orang yang merugi ”

Bagaimana selama puluhan tahun dengan capai yang sangat, dengan lelah yang sangat, kemudian dibatalkan amalan tersebut dengan sebuah syirik besar.

Ini adalah sebuah bahaya, bahaya yang besar bagi seorang muslim didalam Agamanya.

Kemudian beliau mengatakan

وصار صاحبه من الخالدين في النار

“Dan orang yang berbuat syirik bahayanya adalah apabila dia meninggal dunia maka dia termasuk orang-orang yang kekal didalam neraka”.

Sekejap didalam neraka adalah musibah, bagaimana seseorang kekal didalam neraka dan tidak keluar dari neraka tersebut. Syirik ini adalah perkara yang sangat bahaya.

Oleh karena itu beliau mengatakan

“sekarang engkau tahu bahwasanya perkara yang paling penting yang hendaklah engkau pelajari adalah tentang mengetahui apa itu kesyirikan ”

لعل الله أن يخلصك من هذه الشبكة، وهي الشرك بالله

” Semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla (kata beliau) melepaskan dirimu dari jaringan ini ➡ yaitu kesyirikan kepada Allāh ”

وذلك بمعرفة أربع قواعد، ذكرها الله تعالى في كتابه

” Dan untuk mengetahui apa itu kesyirikan maka caranya adalah dengan mengetahui empat qoidah yang disebutkan oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla didalam Al-Quran ”

Kemudian setelah itu beliau menyebutkan empat Qoidah yang insyaAllah akan kita pelajari satu persatu.

Wabillahi taufiq wal hidayah
Wassalaamu’alaykum warahmatullaah wabarakaatuh

 

Abdullāh Roy
———————
_Materi Halaqah Silsilah Ilmiah Abdullah Roy_

 

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

 

Leave a Reply