Bersatu itu Rahmat



0 Comment

*Bersatu itu Rahmat*

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman : _”Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali ( Agama ) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai_” [QS. Ali-Imran : 102-103]

Syeikh as-Sa’di berkata : Para ulama tafsir menafsirkan kata _Hablullah_( tali Allah ) dengan beberapa makna, ada yang mengatakan Al-Quran, adapula yang mengatakan agama Allah, dan yang lainya, Ibnul Arabi dan Ibnu Katsir menguatkan bahwa, makna Hablullah adalah al-Quran, walaupun semua makna tersebut tidak bertentangan,
Dan jika diperintahkan untuk memegang teguh al-Quran, maka itu pun berarti memegang teguh Sunnah Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam, karena tidak mungkin kita mengamalkan al-Quran tanpa
mengamalkan hadits.

Setelah Allah memerintahkan untuk memegang teguh tali Allah, lalu Allah melarang perpecahan, ini menunjukkan bahwa, dengan memegang teguh al-Quran dan as-Sunnah maka kita bisa bersatu, sebaliknya dengan meninggalkan al-Quran dan Sunnah maka kita bercerai berai, dalam hal ini Abdullah bin Abbas berkata : _”Yakni hari ketika putih wajah Ahlus Sunnah wal jama’ah, dan hitam wajah Ahli bid’ah dan perpecahan_” [Tafsir Ibnu Katsir II/92]

Lihat bagaimana Abdullah Ibnu Abbas mensandingkan kata bid’ah dengan perpecahan, ini menunjuk
bahwa, memegang teguh al-Quran dan Sunnah adalah pokok persatuan, dan meninggalkannya adalah pokok perpecahan.

Memegang teguh al-Quran dan as-sunnah perlu pemahaman :

Lalu pemahaman siapa ?

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman : _”Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama ( masuk Islam ) dari golongan Muhajirin dan Anshor dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah Ridha kepada mereka dan merekapun Rhidha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya, mereka kekal di dalamnya, itulah kemenangan yang besar_” [QS. At-Taubah : 100]

Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : _”Sebaik-baik manusia adalah manusia yang ada di zamanku, kemudian yang datang setelahnya, kemudian yang datang setelahnya_”
[ Shahih. HR. Bukhari dan Muslim ]

Dua dalil diatas menunjukkan rekomendasi dari Allah untuk para Shahabat , Tabiin dan Tabiut Tabiin, hal ini menunjukkan *pemahaman* mereka yang wajib kita ikuti

Diambil dari makalah :
Bersatu itu Rahmat
Oleh : ust Beni Sarbeni Lc Hafidzhahullah

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

*PROGRAM TA’AWUN GROUP PARA PENCINTA SUNNAH*

Bagi yang ingin berdonasi di kegiatan ta’awun Para Pencinta Sunnah, dana dapat disalurkan ke :

Rekening PPS
BNI SYARIAH
NURKHOLID ASHARI
NOREK : 0431487389
KODE BANK : 427 (Jika transfer dari bank lain)

Lalu konfirmasi ke salah satu Admin :

Farid : 0823-3603-7726
Nugroho : 0881-5006-720
Nurkholid : 081-331-946-911

Konfirmasi :
#nama#tanggal transfer#jumlah#keperluan

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

🌐 Website: bit.ly/ParaPencintaSunnah
💻 Facebook: bit.ly/fb-ParaPencintaSunnah
📷 Instagram: bit.ly/IG-ParaPencintaSunnah
📺 Youtube Channel:
bit.ly/Youtube-ParaPencintaSunnah
📱 Twitter: bit.ly/Twitter-ParaPencintaSunnah
🖨 Telegram: bit.ly/Telegram-ParaPencintaSunnah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *