Generasi pilihan Allah



0 Comment

๐ŸŒน *Generasi pilihan Allah …*

_*Tadabbur ayat Al-Qur’an*_

Allah berfirman,

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุฑู’ุชูŽุฏู‘ูŽ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ุนูŽู†ู’ ุฏููŠู†ูู‡ู ููŽุณูŽูˆู’ููŽ ูŠูŽุฃู’ุชููŠ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูู‚ูŽูˆู’ู…ู ูŠูุญูุจู‘ูู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูุญูุจู‘ููˆู†ูŽู‡ู ุฃูŽุฐูู„ู‘ูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ ุฃูŽุนูุฒู‘ูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ูƒูŽุงููุฑููŠู†ูŽ ูŠูุฌูŽุงู‡ูุฏููˆู†ูŽ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู„ุง ูŠูŽุฎูŽุงูููˆู†ูŽ ู„ูŽูˆู’ู…ูŽุฉูŽ ู„ุงุฆูู…ู ุฐูŽู„ููƒูŽ ููŽุถู’ู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูŠูุคู’ุชููŠู‡ู ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุดูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุงุณูุนูŒ ุนูŽู„ููŠู…ูŒ

โ€œHai orang-orang yang beriman, barangsiapa diantara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas pemberian-Nya, lagi Maha Mengetahui.โ€ [QS. Al-Maidah: 54]

Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata:

ูŠู‚ูˆู„ ุชุนุงู„ู‰ ู…ุฎุจุฑุง ุนู† ู‚ุฏุฑุชู‡ ุงู„ุนุธูŠู…ุฉ ุฃู† ู…ู† ุชูˆู„ู‰ ุนู† ู†ุตุฑุฉ ุฏูŠู†ู‡ ูˆุฅู‚ุงู…ุฉ ุดุฑูŠุนุชู‡ุŒ ูุฅู† ุงู„ู„ู‡ ูŠุณุชุจุฏู„ ุจู‡ ู…ู† ู‡ูˆ ุฎูŠุฑ ู„ู‡ุง ู…ู†ู‡ ูˆุฃุดุฏ ู…ู†ุนุฉ ูˆุฃู‚ูˆู… ุณุจูŠู„ุง

โ€œAllah azza wajalla mengambarkan tentang kemampuan-Nya yang amat agung bahwa siapa saja yang berpaling dari memperjuangkan agama-Nya dan menegakkan sayariat-Nya, sesungguhnya Allah akan mengganti mereka dengan orang-orang yang lebih baik dari mereka, lebih kuat dan lebih lurus jalannya.โ€ [Tafsir Ibnu Katsir: 2/65]

Imam as-Saโ€™di rahimahullah berkata:

ูŠุฎุจุฑ ุชุนุงู„ู‰ ุฃู†ู‡ ุงู„ุบู†ูŠ ุนู† ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†ุŒ ูˆุฃู†ู‡ ู…ู† ูŠุฑุชุฏ ุนู† ุฏูŠู†ู‡ ูู„ู† ูŠุถุฑ ุงู„ู„ู‡ ุดูŠุฆุงุŒ ูˆุฅู†ู…ุง ูŠุถุฑ ู†ูุณู‡. ูˆุฃู† ู„ู„ู‡ ุนุจุงุฏุง ู…ุฎู„ุตูŠู†ุŒ ูˆุฑุฌุงู„ุง ุตุงุฏู‚ูŠู†ุŒ ู‚ุฏ ุชูƒูู„ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู… ุจู‡ุฏุงูŠุชู‡ู…ุŒ ูˆูˆุนุฏ ุจุงู„ุฅุชูŠุงู† ุจู‡ู…ุŒ ูˆุฃู†ู‡ู… ุฃูƒู…ู„ ุงู„ุฎู„ู‚ ุฃูˆุตุงูุงุŒ ูˆุฃู‚ูˆุงู‡ู… ู†ููˆุณุงุŒ ูˆุฃุญุณู†ู‡ู… ุฃุฎู„ุงู‚ุง.

โ€œAllah mengabarkan bahwa diri-Nya adalah Rabb Yang Maha Kaya. Siapa saja yang murtad dari agama ini, hal itu tidak akan memberikan mudharat pada Allah sedikitpun, melainkan memudharatkan dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang ikhlas dan jujur. Allah telah menjamin mereka dengan hidayah dan berjanji untuk mendatangkan mereka. Mereka adalah orang-orang yang paling sempurna sifat-sifatnya, manusia-manusia yang paling lurus jiwanya dan paling baik akhlaknya.โ€ [Tafsir as-Saโ€™di: 259]

Sifat Generasi pilihan yang akan menggantikan generasi yang berpaling dari Islam adalah:

1. Allah mencintai mereka, menolong dan memuliakannya

2. Mereka mencintai Allah, agama dan syariat-Nya.

3. Mereka bersikap lemah lembut dengan sesama muslim

4. Mereka bersikap tegas dan keras tehadap orang-orang kafir, tidak plin plan atau plintat plintut untuk mencari muka dan simpati mereka.

5. Mereka menegakkan jihad di jalan Allah untuk membela agama Allah dengan kebenaran, tidak untuk nasionalisme, kebangsaan atau yang lainnya.

6. Mereka tidak akan khawatir dan takut ketika berada diatas jalan Allah dari celaan atau cacian siapapun.

Faedah ringkas dari ayat ini:

1. Bahaya murtad dan kembali kepada agama senantiasa mengancam setiap orang mukmin, maka dari itu berhati-hatilah dan hendaknya memikirkan
akibat perbuatan kalian.

2. Murtad adalah akibat dari kekosongan makrifat dan kecintaan kepada Allah dan agama yang hak ini. Agama yang tidak dibangun dengan dasar akidah yang benar dan kokoh, senantiasa terancam bahaya.

3. Allah tidak memerlukan kita dan bantuan kita. Karena selalu ada orang-orang yang siap memperjuangkan agama Allah dan menjaganya.

4. Sikap kaum Muslimin terhadap sesamanya ialah cinta kasih dan lemah lembut, namun terhadap musuh-musuh Islam, mereka sangat keras dan tegas. Karenanya, lemah lembut atau sikap keras tidak bisa menjadi sikap yang mutlak.

5. Kemuliaan yang diberikan oleh Allah tidak semata-mata terbatas pada kekayaan dan kedudukan. Kecintaan Allah, jihad fi sabilillah, tegas dalam urusan agama juga merupakan manifestasi dari anugerah dan kelembutan Allah.

Wallahu a’lam

๐Ÿƒ Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

Leave a Reply