Kedudukan Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه di sisi Rasulullah صلي الله عليه وسلم



0 Comment

*🌙 SIRAH SHAHABAT*

*Kedudukan Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه di sisi Rasulullah صلي الله عليه وسلم*

Diriwayatkan dari al-Hakam, ia berkata, “Aku mendengar Ibnu Abi Laila berkata, Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه ia bercerita kepada kami, ‘Fathimah datang menemui Rasulullah صلي الله عليه وسلم untuk meminta pembantu (khadim) namun ia tidak bertemu dengan beliau. Ia bertemu dengan ‘Aisyah رضي الله عنها dan mengabarkan maksud kedatangannya. Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه menuturkan, ‘Rasulullah صلي الله عليه وسلم datang menemui kami ketika kami telah berada di pembaringan. Aku ingin bangkit menyambut beliau, namun beliau berkata, ‘Tetaplah ditempat kalian,’ beliau duduk di antara kami hingga aku merasakan dinginnya kedua telapak kaki beliau di dadaku. Beliau berkata,

‘Maukah kalian aku ajari sesuatu yang lebih baik daripada yang kalian minta? Apabila kalian mendatangi pembaringan kalian ucapkanlah Allahu akbar sebanyak 34 kali, subhanallah sebanyak 33 kali dan alhamdulillah sebanyak 33 kali. Sesungguhnya itu lebih baik bagi kalian daripada seorang khadim’.”

Diriwayatkan dari Sa’ad bin Ibrahim bin Abdurrahman bin ‘Auf ia berkata, Aku mendengar Ibrahim bin Sa’ad bin Abi Waqqash رضي الله عنه meriwayatkan dari ayahnya, dari Rasulullah صلي الله عليه وسلم bahwa beliau berkata kepada Ali,

“Apakah engkau tidak ridha kedudukanmu di sisiku seperti kedudukan Harun disisi Musa?” [HR. Bukhari]

✅ Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه Membenci Perselisihan

Diriwayatkan dari Abidah bin Amru as-Salmani dari Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه, ia berkata, “Putuskanlah hukum seperti kalian memutuskannya dahulu. Sesungguhnya aku membenci perselisihan. Upayakanlah agar kaum muslimin satu jama’ah, atau aku mati sebagaimana sahabat-sahabatku mati.”

Ibnu Sirin menyimpulkan bahwa hampir seluruh riwayat yang dinukil dari Ali adalah dusta.

✅ Wasiat Supaya Berpegang Teguh dengan Kitabullah dan Memelihara Hak Ahli Bait

Imam Muslim berkata, “Zuhair bin Harb dan Syuja’ bin Makhlad telah menceritakan kepada kami dari Ibnu Ulayyah, Zuhair berkata, Ismail bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Abu Hayyan telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Yazid bin Hayyan telah bercerita kepada kami, ‘Aku bersama Hushain bin Sabrah dan Umar bin Muslim berangkat menemui Zaid bin Arqam. Ketika kami duduk bersamanya. Hushain berkata kepadanya, ‘Engkau telah memperoleh kebaikan yang sangat banyak wahai Zaid! Engkau telah melihat Rasulullah صلي الله عليه وسلم engkau telah mendengar hadits-hadits beliau, berperang bersama beliau dan shalat di belakang beliau.

Engkau telah memperoleh kebaikan yang sangat banyak wahai Zaid. Maka dari itu sampaikanlah kepada kami hadits-hadits yang engkau dengar dari Rasulullah صلي الله عليه وسلم. Zaid pun berkata, ‘Wahai saudaraku, demi Allah usiaku telah lanjut, ajalku sudah dekat dan aku sudah lupa sebagian yang dahulu aku hafal dari Rasulullah صلي الله عليه وسلم. Terimalah hadits yang aku sampaikan ini kepada kalian. Dan apa-apa yang tidak aku sampaikan maka janganlah kalian bebani aku dengannya.’ Kemudian Zaid berkata,

“Pada suatu hari Rasulullah صلي الله عليه وسلم menyampaikan khutbah di sebuah mata air bernama Khumyang terletak antara Makkah dan Madinah. Setelah memanjatkan puja dan puji kepada Allah, memberi peringatan dan nasehat beliau berkata,

‘Amma ba’du, ketahuilah wahai sekalian manusia, sesungguhnya aku hanyalah seorang manusia, hampir tiba masanya kedatangan seorang utusan Rabbku dan aku akan menyambut panggilannya. Sungguh, aku telah tinggalkan padamu dua perkara, pertama Kitabullah, di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya. Ambillah pedoman dari Kitabullah dan pegang teguhlah ia. Beliau memerintahkan untuk berpegang teguh kepada Kitabullah dan mencintainya, kemudian beliau bersabda, ‘ Dan aku peringatkan kepada Allah agar kalian menjaga ahli baitku’ Beliau ulangi sebanyak tiga kali.’

Al-Husain berkata kepadanya, ‘Siapakah ahli bait nabi wahai Zaid? Bukankah istri beliau termasuk ahli bait?’ Zaid berkata, ‘Istri beliau termasuk ahli bait, dan juga termasuk ahli bait adalah karib kerabat beliau yang diharamkan menerima zakat’

‘Siapakah mereka?’ Tanya al-Husain lagi.

Zaid menjawab, ‘Keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja’far dan keluarga Abbas.

‘Apakah mereka diharamkan menerima zakat?’ Tanya al-Husain lagi.

‘Benar!’ jawab Zaid.” [Tafsirlbnu Katsir, 3/63 dan 64]

Diriwayatkan dari Zirr bin Hubaisy dari Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه ia berkata, “Demi Allah yang menumbuhkan biji-bijian dan menciptakan jiwa, ini merupakan pesan nabi yang ummi kepadaku bahwasanya tidaklah seseorang mencintaiku melainkan ia seorang mukmin dan tidaklah membenciku melainkan ia seorang munafik.” [HR. Imam Muslim]

📚 Referensi bacaan:

Perjalanan Hidup Empat Khalifah Rasul Yang Agung, Al-Hafizh Ibnu Katsir رحمه اللة, Darul Haq – Jakarta, cetakan IXRingkasan Al-Bidayah Wan-Nihayah, Al-Hafizh Ibnu Katsir رحمه اللة, Pustaka As-Sunnah – cetakan I, Jakarta

Artikel: kisahmuslim.com

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

‎بسم الله الرحمن الرحيم
‎السلام عليكم ورحمة الله وبركات

Kami mengajak Para Muhsinin untuk men-support acara Safari Dakwah dan Pengobatan Gratis di Pacitan serta Khitanan Massal di Sidoarjo, yang In Syaa Allah akan diadakan di bulan Januari hingga April 2019.

Dalam acara Safari Dakwah ini, In Syaa Allah akan diadakan di

1. Desa Dawung.
2. Desa Srau
3. Desa ponggok
4. Desa Watu Karung
5. Masjid Agung Pacitan

Alhamdulillah, perolehan dana hingga tgl. 17 Januari 2019, total sebesar Rp. 1.650.000,-

Dengan rincian sbb:

18/12/18 Fulan, Sidoarjo, Rp. 1.000.000,-.
02/01/19 Fulan, Sidoarjo, Rp. 300.000,-
17/01/19 Fulan, Sidoarjo, Rp. 350.000,-

*Sehingga kekurangan Dana hingga hari ini adalah sebesar Rp. 18.350.000,-*

Bagi yang ingin berpartisipasi, bisa di transfer ke:

No. Rek : 2710696295
Bank : BCA
A.n. Nugroho Wicaksono

Setelah transfer, mohon memberikan konfirmasi ke:
1. +62 0813-3414-7360 (Ernanda)
2. +62 0896-9752-5526 (Ardho)
3. +62 0881-500-6720 (Nugroho)

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

#Mohon bantuannya untuk disebarluaskan.

Leave a Reply