Ketika Ramadhan Menyapa



0 Comments

*RESUME KAJIAN*

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

📒Tema : Ketika Ramadhan Menyapa
🎓Pemateri : Al-Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, Lc, MA _hafizhahullaah_.
🕌Tempat : Masjid Jami’ Abu Ad-Darda’
📅Tanggal : Sabtu 13 Sya’ban 1429 H – 28 April 2018.

📃✏ Sesungguhnya Allah Ta’ala menciptakan apa yang Dia kehendaki. Menciptakan sesuai apa yang diinginkan-Nya. Setiap ciptaan itupun tidaklah sama. Ada tingkatan-tingkatannya. Seperti diciptakannya semulia-mulia manusia di muka bumi ini yakni Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan Nabi shallahu’alaihi wa sallam mengatakan : “Bahwa sesungguhnya aku kata Nabi adalah semulia-mulia manusia dari anak keturunan cucu Nabi Adam ‘alaihiwasallam.” Hal demikian disebut bukanlah untuk berbangga atau membanggakan diri melainkan sebagai bentuk untuk senantiasa beryukur kepada Allah Ta’ala. Demikian juga dengan mahkluk lainnya seperti para Malaikat. Diantara sekian banyak Malaikat ada 3 Malaikat yang termulia, yaitu Malaikat Jibril, Mikail dan Izrail. Demikian pula teman dan sahabat untuk Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang-orang yang termulia setelah Nabi yang ada dimuka bumi ini. Demikian pula dengan tempat, Allah Ta’ala memuliakan Makkah dibanding seluruh tempat yang ada di muka bumi ini. Demikian pula dengan waktu ada hari dan bulan yang termulia dibanding hari dan bulan-bulan lainnya. Yaitu hari Jum’at dan Bulan Ramadhan.

Sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam QS. Al-Qhasas ayat 68.

وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ وَيَخْتَارُ ۗ مَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ ۚ سُبْحٰنَ اللَّهِ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُونَ

Dan Tuhanmu menciptakan dan memilih apa yang Dia kehendaki. Bagi mereka (manusia) tidak ada pilihan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan. [QS. Al-Qasas: Ayat 68]

✏📃 Allah Ta’ala menciptakan siang mengejar malam dan sebaliknya dan berganti siang dan malam itu agar membuat kita berfikir dan sadar bahwa hidup kita ibarat perjalanan waktu. Dari waktu ke waktu umur kita akan habis hingga datangnya ajal. Dan kini kita tanpa terasa sekarang sudah tanggal 13 Sya’ban, maka sebentar lagi Ramadhan tiba. Tanpa kita sadari Ramadhan sudah menyapa kita. Lantas, apa persiapan yang telah kita siapkan untuk menyambut dan mengisi bulan termulia dari seluruh bulan yang diciptakan Allah Ta’ala. Dengan berjalannya waktu sungguh kita sedikit demi sedikit kita semakin dekat pada satu titik, yakni kematian. Lantas, sebelum berhenti pada titik kepastian itu, amalan apa yang telah kita siapkan jika waktu itu tiba kepada kita. Dan setiap kita akan diberikan kotak amalannya masing-masing dan tiap2 kita akan menjadi saksi bagi dirinya sendiri. Sebagaimana dijelaskan dalam Firman Allah Ta’ala dalam QS. Al-Isra’ surat : 12-15.

وَجَعَلْنَا الَّيْلَ وَالنَّهَارَ ءَايَتَيْنِ ۖ فَمَحَوْنَآ ءَايَةَ الَّيْلِ وَجَعَلْنَآ ءَايَةَ النَّهَارِ مُبْصِرَةً لِّتَبْتَغُوا فَضْلًا مِّنْ رَّبِّكُمْ وَلِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ وَكُلَّ شَىْءٍ فَصَّلْنٰهُ تَفْصِيلًا

“Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran Kami), kemudian Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang-benderang, agar kamu (dapat) mencari karunia dari Tuhanmu, dan agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas.” [QS. Al-Isra’: Ayat 12]

وَكُلَّ إِنْسٰنٍ أَلْزَمْنٰهُ طٰٓئِرَهُ ۥ فِى عُنُقِهِۦ ۖ وَنُخْرِجُ لَهُ ۥ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ كِتٰبًا يَلْقٰىهُ مَنْشُورًا

“Dan setiap manusia telah Kami kalungkan (catatan) amal perbuatannya di lehernya. Dan pada hari Kiamat Kami keluarkan baginya sebuah kitab dalam keadaan terbuka.”
[QS. Al-Isra’: Ayat 13]

اقْرَأْ كِتٰبَكَ كَفٰى بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيبًا

“Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada hari ini sebagai penghitung atas dirimu.” [QS. Al-Isra’: Ayat 14]

مَّنِ اهْتَدٰى فَإِنَّمَا يَهْتَدِى لِنَفْسِهِۦ ۖ وَمَنْ ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۚ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرٰى ۗ وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتّٰى نَبْعَثَ رَسُولًا

Barang siapa berbuat sesuai dengan petunjuk (Allah), maka sesungguhnya itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barang siapa tersesat maka sesungguhnya (kerugian) itu bagi dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, tetapi Kami tidak akan menyiksa sebelum Kami mengutus seorang rasul. [QS. Al-Isra’: Ayat 15]

✏📃 Sungguh Allah Ta’ala itu sangat sayang kepada kita umat manusia. Betapa tidak, kita sesungguhnya sangatlah banyak berdosa, tapi Allah Ta’ala ciptakan satu bulan penuh kemuliaan yakni Bulan Ramadhan. Dan sungguh antara Ramadhan ke Ramadhan merupakan masa yang disiapkan sebagai masa pengampunan dosa-dosa. Sebagaimana dijelaskan Allah Ta’ala dalam QS. Al-Baqarah ayat :183.

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” [QS. Al-Baqarah: Ayat 183]

👤📢 Terkait ayat ini sahabat yang mulia Abdullah ibnu Mas’ud mengatakan : “Ketika dalam Qur’an menyeru dengan seruan “Wahai Orang-orang yang Beriman”..maka pasanglah kuping kalian baik-baik dan dengarkanlah bahwa jika Allah Ta’ala telah menyeru demikian pastilah ada hal-hal kebaikan yang akan disampaikan dan akan diraih atau diberikan kepada manusia terutama orang-orang yang beriman. Sebab yang diseru Allah Ta’ala adalah orang yang beriman.”

✏📃 Do’a yang disyari’atkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam ketika melihat hilal (bulan) ketika tanda masuknya Ramadhan. Doa Tanggal Satu Awal Bulan (Do’a Melihat Hilal) :

“Allahu akbar. Allahumma ahillahu ‘alainaa bil-amni wal-iimaan was-salaamati wal-islaami wat-taufiiqi limaa yuhibbu rabbunaa wa yardhaa. Rabunaa wa rabbukallaahu.”

“Allah Maha Besar, ya Allah, tampakkan hilal (bulan tanggal satu) itu kepada kami dengan membawa keamanan, keimanan, keselamatan dan Islam, serta taufik untuk menjalankan apa yang Engkau cintai dan Engkau ridhai. Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan sabit) adalah Allah.”

✏📃 Do’a ini bukan khusus untuk bulan Muharram atau Ramadhan atau Syawal saja, tapi juga dibaca setiap awal bulan dalam kalendar Hijriah, sesuai dengan petunjuk Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits Nabi berikut: “Dari Ibnu Umar, dia berkata, dulu Rasulullah shalallau ‘alaihi wa sallam apabila melihat Al-Hilal beliau mengucapkan doa: “Allahu akbar. Allahumma ahillahu ‘alainaa bil-amni wal-iimaan was-salaamati wal-islaami wat-taufiiqi limaa yuhibbu rabbunaa wa yardhaa. Rabunaa wa rabbukallaahu.” Allah Maha Besar, ya Allah, tampakkan al-hilal (bulan tanggal satu) itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, dengan keselamatan dan Islam, serta mendapat taufik untuk menjalankan apa yang Engkau cintai dan Engkau Ridhai. Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan sabit) adalah Allah” (HR. At-Tirmidzi dan Ad-Darimi, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalamShahih Al-Kalimith Thayyib no.162]

✏📃 Keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan :

🍀 Bulan pertama kali diturunkannya Al-Qur’an, surat Al ‘Alaq 1-5, kemuka bumi. Turun di hari Senin tanggal 21 Ramadhan saat itu usia Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam 41 tahun.

🍀 Di bulan Ramadhan, 8 pintu Surga dibuka dan 7 pintu neraka ditutup oleh Allah Ta’ala. Hal itu terjadi pada masuknya hari pertama Bulan Ramadhan.

🍀 Ini bulan dimana diwajibkannya berpuasa bagi setiap orang yang beriman.

🍀 Di Bulan Ramdhan ada satu malam yang penuh dengan kemuliaan. Yakni malam Qadar.

🍀 Di Bulan Ramadhan ada pembebasan dari siksaat api neraka.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ … وفيه : وَلِلَّهِ عُتَقَاءُمِنْ النَّارِ وَذَلكَ كُلُّ لَيْلَةٍ

“Ketika awal malam bulan Ramadan tiba… -diantara yang disebutkan- Dan Allah menetapkan (orang-orang yang) dibebaskan dari siksa neraka, dan hal itu (terjadi pada) setiap malam.” [HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah]

Orang yang umrah di bulan Ramadhan maka pahalanya seperti Menunaikan Haji bersama Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam. Maka bagi yang memiliki harta pasanglah niat untuk bisa melaksanakan ibadah umrah pada Bulan Ramadhan nanti.

Camkanlah dalam hati kita, pasang target terbaik bahwa Ramdhan tahun ini lebih baik dari tahun lalu.

Alhamdulillah kajianpun selesai.

Semoga bermanfaat dan berfaedah

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

*PROGRAM TA’AWUN GROUP PARA PENCINTA SUNNAH*

Bagi yang ingin berdonasi di kegiatan ta’awun Para Pencinta Sunnah, dana dapat disalurkan ke :

Rekening PPS
BNI SYARIAH
NURKHOLID ASHARI
NOREK : 0431487389
KODE BANK : 427 (Jika transfer dari bank lain)

Lalu konfirmasi ke salah satu Admin :

Farid : 0823-3603-7726
Nugroho : 0881-5006-720
Nurkholid : 081-331-946-911

Konfirmasi :
#nama#tanggal transfer#jumlah#keperluan

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

🌐 Website: bit.ly/ParaPencintaSunnah
💻 Facebook: bit.ly/fb-ParaPencintaSunnah
📷 Instagram: bit.ly/IG-ParaPencintaSunnah
📺 Youtube Channel:
bit.ly/Youtube-ParaPencintaSunnah
📱 Twitter: bit.ly/Twitter-ParaPencintaSunnah
🖨 Telegram: bit.ly/Telegram-ParaPencintaSunnah

1 thought on “Ketika Ramadhan Menyapa”

  1. Bagaimana cara kita agar pahala di bulan ramedan tetap mengalir malaupun bukan pada bulan ramedan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *