NASAB & KELUARGA BESAR NABI MUHAMMAD Shallallahu Alaihi Wa Sallam



0 Comment

*🌙 SIRAH NABAWIYAH*

————— EPISODE 2 —————

*🌴 “NASAB & KELUARGA BESAR NABI MUHAMMAD Shallallahu Alaihi Wa Sallam”*

Nasab Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam terbagi ke dalam tiga klasifikasi:

1) Pertama, ‘yang disepakati oleh Ahlus Siyar wal Ansab’ (para sejarawan & ahli nasab); yaitu urutan nasab beliau hingga kepada Adnan: ‘Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalib (nama asli: Syaibah) bin Hasyim (nama asli: Amr) bin Abdu Manaf (nama asli: al-Mughirah) bin Qushay (nama asli: Zaid) bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr (dialah yang dijuluki ‘Quraisy’ yang kemudian suku ini dinisbatkan kepadanya) bin Malik bin an-Nadhar (nama asli: Qais) bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah (nama asli: Amir) bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan.’

2) Kedua, ‘yang masih diperselisihkan antara yang mengambil sikap diam & tidak berkomentar dengan yang berpendapat dengannya’, yaitu urutan nasab beliau dari atas Adnan hingga Nabi Ibrahim ‘alaihis salam yaitu:
‘Adnan bin Add bin Humaisi’ bin Salaman bin Awsh bin Buz bin Qimwal bin Ubay bin Awwam bin Nasyid bin Haza bin Baldas bin Yadhaf bin Thabikh bin Jahim bin Nahisy bin Makhiy bin Idh bin Abqar bin Ubaid bin ad-Di’a bin Hamdan bin Sunbur bin Yatsribi bin Yahzan bin Yalhan bin Ar’awi bin Idh bin Disyan bin Aishar bin Afnad bin Ayham bin Muqashshir bin Ahits bin Zarih bin Sumay bin Mizzi bin Udhah bin Uram bin Qaidar bin Ismail alaihis salam bin Ibrahim alaihis salam’.

3) Ketiga, ‘yang tidak diragukan lagi bahwa di dalamnya terdapat riwayat yang tidak shahih’, yaitu nasab beliau mulai dari atas Nabi Ibrahim alaihis salam hingga Nabi Adam alaihis salam. Yaitu: ‘Ibrahim alaihis salam bin Tarih (nama asli: Azar) bin Nahur bin Saru/Sarugh bin Ra’u bin Falikh bin Abir bin Syalikh bin Arfakhsyad bin Sam bin Nuh alaihis salam bin Lamik bin Mutawasylikh bin Akhnukh (ada yang mengatakan bahwa di adalah Nabi Idris alaihis salam) bin Yarid bin Mihla’il bin Qaynan bin Anusyah bin Syits bin Adam alaihis salam.’

”Keluarga Besar Nabi”, ‘Al-Usrah an-Nabawiyyah’ (Keluarga Besar Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam) lebih dikenal dengan sebutan ‘al-Usrah al-Hasyimiyyah’ (dinisbatkan ke kakek beliau, Hasyim bin Abdu Manaf).

Hasyim termasuk pemuka masyarakat yang hidupnya berkecukupan. Dia mengajak masyarakatnya supaya menafkahkan hartanya untuk memberi makanan kepada para pengunjung Ka’bah ‘(seperti dilakukan oleh Qushay bin Kilab, kakeknya)’.

Hasyimlah orang yang bertanggung jawab atas penyediaan air minum ‘(siqayah)’ & penyediaan makanan ‘(rifadah)’ [untuk jama’ah haji] dari keluarga Bani Abdi Manaf.

Hasyim dikenal sebagai orang yang hidup berkecukupan dan bangsawan besar. Dialah orang pertama yang menyediakan ‘ats-tsarid’ (semacam roti diremuk & disiram kuah ini merupakan makanan paling mewah di kalangan mereka) kepada para jamaah haji di Makkah.

Nama aslinya adalah ”Amr”, kenapa dinamakan Hasyim, Dikarenakan pekerjaannya yang meremuk-remukan roti tersebut ‘(sesuai dengan arti kata Hasyim dalam bahasa Arabnya)’.

Dia jugalah orang pertama yang membuat tradisi melakukan perjalanan niaga bagi kaum Quraisy, yaitu ‘rihlatus syita’ (perjalanan niaga musim dingin ke wilayah Syam), dan ’rihlatush shaif’ (perjalanan niaga musim panas ke wilayah Yaman). Kedua perjalanan tersebut disebutkan di dalam Al-Qur’an surat Quraisy.

Peran Hasyim tidak hanya itu, jasanya sampai ke seluruh Makkah, karena saat musim paceklik, ia mampu membawakan persediaan makanan untuk penduduk Makkah.

Berkat perannya pula Makkah menjadi berkembang dan memilili kedudukan penting di seluruh Jazirah Arab.
Bahkan, ‘Makkah menjadi ibukota’.

Seiring kemajuan itu, anak Abdu’ Manaf yang lain membuat perjanjian damai dengan tetangga-tetangganya. Hasyim, mengadakan perjanjian sebagai tetangga & sahabat dengan imperium Romawi dan penguasa Ghassân. Hasilnya pihak Romawi mengizinkan kaum Quraisy memasuki Syiria dengan aman. Abdu’ Syams, membuat perjanjian dagang dengan Najasyi (Negus). Naufal dan Muththalib, mengadakan persetujuan dengan Persia, dan perjanjian dagang dengan pihak Himyar di Yaman. Sejak itulah, ‘Makkah bertambah maju dan makmur’.

Suatu hari Hasyim berniaga ke Syam.
Ketika tiba di Yatsrib (sekarang Madinah) dia menikah dengan “Salma binti Amr”, seorang putri Bani Adi bin an-Najjar.

Dia tinggal bersama istrinya beberapa waktu, kemudian berangkat ke Syam ‘(sementara istrinya ditinggalkan bersama keluarganya & mengandung Abdul Muththalib)’.

Hasyim akhirnya meninggal di Ghaza, Palestina. Istrinya, melahirkan Abdul Muththalib pada tahun 497 M. Salma mendidik anaknya di rumah ayahnya (Amr) di Yatsrib, ‘Keluarganya yang di Makkah tidak seorang pun mengetahui perihal dirinya.’

Setelah Hasyim meninggal dunia, Kepengurusan masalah air minum dan makanan bagi para peziarah digantikan oleh adiknya, Muththalib.

‘Akan tetapi di tengah kemajuan besar itu, Masyarakat Arab juga mengalami kemunduran yang luar biasa. Itulah sebabnya mereka dijuluki ”Masyarakat Jahiliyah”, yaitu masyarakat yang diliputi kebodohan.’

”Ikhwah fillah, Apa saja kah yang dilakukan masyarakat Jazirah Arab saat itu sehingga dijuluki MASYARAKAT JAHILIYAH ??? ”

‘Nantikan di Episode selanjutnya ya..
In Syaa Allah kita semua diberi rizki umur dalam keberkahan. Aamiin..’

TO BE CONTINUED……………….

📜 “FOOTNOTES:”

✍🏻 PEMBAGIAN PENGURUSAN

Beberapa jabatan pemerintahan di Makkah saat itu di antaranya adalah:
– Hijabah : Pemegang kunci Ka’bah
– Siqoyah: Penyedia air minum
– Rifadah : Penyedia makanan
– Nadwa : Pengurusan rapat tiap tahun musim
– Liwa’: Pengurusan panji-panji
– Qiyadah : Pengatur/pemimpin urusan peperangan

“ANAK-ANAK HASYIM”
Hasyim mempunyai empat orang putra:
1. Asad,
2. Abu Shaifi,
3. Nadhlah,
4. Abdul Muththalib

Dan lima orang putri:
1. Asy-Syifa,
2. Khalidah,
3. Dhai’fah,
4. Ruqayyah,
5. Jannah.

“Mulianya Garis Keturunan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam”

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam berkata tentang silsilah keturunannya, “Sesungguhnya ALLAH memilih Kinanah dari garis keturunan Ismail, dan memilih Quraisy dari garis keturunan Kinanah, dan memilih aku dari garis keturunan Quraisy, dan memilih aku dari keturunan Bani Hasyim.” [HR. Muslim, 4/1782. No. 2276]

Kesaksian tentang suci dan mulianya garis keturunan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam diakui hingga oleh musuh-musuh Islam.

Raja Romawi Heraklius pernah bertanya kepada Abu Sufyan (sewaktu masih kafir) tentang garis keturunan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Abu Sufyan berkata, “Dia (Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam) memiliki silsilah garis keturunan yang sangat mulia di antara kami.” [HR. Bukhari, 1/5, Kitab Bad’u Al-Wahyi, no.6]

Ibnu Hisyam berkata, “An-Nadhar adalah Quraisy, Siapa saja yang menjadi anak dari An-Nadhar, Maka dialah orang Quraisy dan siapa saja yang bukan anak-anaknya, maka dia bukan orang Quraisy.”

Orang Quraisy dinamakan seperti itu karena berasal dari kata taqarrasya’ yang artinya; berdagang dan mencari nafkah.

Ibnu Ishak berkata, “Orang Quraisy dinamakan demikian karena mereka kembali bersatu setelah bercerai berai”. Kalau membahasakan sebuah perkumpulan maka selain at-tajammu’ juga bisa dengan kata taqarrasya’. [Lihat ‘Sirah Ibnu Hisyam, 1/102-103, ‘Al-Bidayah’, 2/200-201]

Mari bersholawat atas Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam

Mari mempelajari perjalanan hidup suri teladan kita Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam

Sumber Buku:

– Ar-Rahiq al-Makhtum (Sirah Nabawiyah Perjalanan Hidup Rasul yang Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam, edisi revisi); Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri (Penerbit Darul Haq, Jakarta)

– Fikih Sirah Nabawiyah; Prof. Dr. Zaid bin Abdul Karim Az-Zaid (Penerbit Darus Sunnah, Jakarta)

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

*PROGRAM TA’AWUN GROUP PARA PENCINTA SUNNAH*

Bagi yang ingin berdonasi di kegiatan ta’awun Para Pencinta Sunnah, dana dapat disalurkan ke :

Rekening PPS
BNI SYARIAH
NURKHOLID ASHARI
NOREK : 0431487389
KODE BANK : 427 (Jika transfer dari bank lain)

Lalu konfirmasi ke salah satu Admin :

Farid : 0823-3603-7726
Nugroho : 0881-5006-720
Nurkholid : 081-331-946-911

Konfirmasi :
#nama#tanggal transfer#jumlah#keperluan

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

🌐 Website: bit.ly/ParaPencintaSunnah
💻 Facebook: bit.ly/fb-ParaPencintaSunnah
📷 Instagram: bit.ly/IG-ParaPencintaSunnah
📺 Youtube Channel:
bit.ly/Youtube-ParaPencintaSunnah
📱 Twitter: bit.ly/Twitter-ParaPencintaSunnah
🖨 Telegram: bit.ly/Telegram-ParaPencintaSunnah

Leave a Reply