Ridho dengan yang datang dari Allah dan Rasul-Nya



0 Comment

๐Ÿ”ฅ Ridho dengan yang datang dari Allah dan Rasul-Nya โ€ฆ

Keterpurukan kaum muslimin sekarang ini bukan karena sedikitnya jumlah mereka, atau sedikitnya harta benda mereka. Namun sebab utama keterpurukan ini adalah karena kaum muslimin tidak merasa cukup dengan apa yang datang dari Allah dan Rasul-Nya. Ada jaminan dari Allah akan datangnya anugerah yang luas dan cukup bagi mereka jika mereka memenuhi syarat ini.

Allah berfirman,

ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ุฑูŽุถููˆุง ู…ูŽุง ุขุชูŽุงู‡ูู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู ูˆูŽู‚ูŽุงู„ููˆุง ุญูŽุณู’ุจูู†ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุณูŽูŠูุคู’ุชููŠู†ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูู† ููŽุถู’ู„ูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู ุฅูู†ู‘ูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฑูŽุงุบูุจููˆู†ูŽ

โ€œJikalau mereka sungguh-sungguh ridha dengan apa yang diberikan Allah dan RasulNya kepada mereka, dan berkata: ‘Cukuplah Allah bagi kami, Allah akan memberikan sebagian dari karunia-Nya dan demikian (pula) Rasul-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah,โ€™ (tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka).โ€ [QS. At-Taubah : 59]

Berkata Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili,
Dan di sini Dia berfirman, โ€œJikalau mereka sungguh-sungguh ridha dengan apa yang diberikan Allah dan RasulNya kepada mereka,โ€ besar atau kecil, โ€œdan berkata, โ€˜Cukuplah Allah bagi kamiโ€™.โ€œ Yakni Allah yang mencukupi kami, maka kami pun rela dengan pembagian dari-Nya. Dan hendaklah mereka berharap karunia dan kebaikan-Nya kepada mereka dengan berkata, โ€œAllah akan memberikan kepada kami sebagian dari karunia-Nya dan demikian (pula) Rasul-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah,โ€™ (tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka).โ€ Yakni kami merendahkan diri dalam mengharap kebaikan dan menolak keburukan (niscaya mereka selamat dari kemunafikan, dan niscaya mereka ditunjukkan kepada iman dan keadaan-keadaan yang tinggi).
Kemudian Allah menerangkan tata cara pembagian sedekah wajib (zakat). [Tafsir Al-Wajiz, Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili]

Walaupun ayat ini turun berkaitan dengan masalah zakat dan pembagiannya, namun maknanya luas mencakup pula keridhoan dengan syariat Islam yang dibawa oleh Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู….
Sebagaimana yang dibawakan oleh Imam Ibnu Katsir ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ dalam kaitan tafsir ayat ini dengan kisah orang-orang Khawarij.

Berkata Imam Ibnu Katsir,
Qatadah telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Dan di antara mereka ada orang yang mencelamu tentang (pembagian) zakat. (QS. At-Taubah: 58) Menurut Qatadah, artinya yaitu di antara mereka terdapat orang yang menuduhmu tidak adil dalam pembagian zakatโ€™.

ูˆุฐููƒุฑ ู„ูŽู†ูŽุง ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุฌูู„ู‹ุง ู…ูู†ู’ [ุฃูŽู‡ู’ู„ู] ุงู„ู’ุจูŽุงุฏููŠูŽุฉู ุญุฏูŠุซูŽ ุนูŽู‡ู’ุฏู ุจูุฃูŽุนู’ุฑูŽุงุจููŠู‘ูŽุฉูุŒ ุฃูŽุชูŽู‰ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูŠูŽู‚ู’ุณูู…ู ุฐูŽู‡ูŽุจู‹ุง ูˆูŽููุถู‘ูŽุฉู‹ุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ูŠูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏูุŒ ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุฆูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽู…ูŽุฑูŽูƒูŽ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุนู’ุฏูู„ูŽุŒ ู…ูŽุง ุนูŽุฏูŽู„ู’ุชูŽ. ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู†ูŽุจููŠู‘ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ: โ€œูˆูŽูŠู’ู„ูŽูƒูŽ ููŽู…ูŽู†ู’ ุฐูŽุง ูŠูŽุนู’ุฏูู„ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุจูŽุนู’ุฏููŠโ€. ุซูู…ู‘ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู†ูŽุจููŠู‘ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู: โ€œุงุญู’ุฐูŽุฑููˆุง ู‡ูŽุฐูŽุง ูˆูŽุฃูŽุดู’ุจูŽุงู‡ูŽู‡ูุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ูููŠ ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ ุฃูŽุดู’ุจูŽุงู‡ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุงุŒ ูŠูŽู‚ู’ุฑูŽุกููˆู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ูŽ ู„ูŽุง ูŠูุฌูŽุงูˆูุฒู ุชูŽุฑูŽุงู‚ูŠูŽู‡ู…ุŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ุฎูŽุฑูŽุฌููˆุง ููŽุงู‚ู’ุชูู„ููˆู‡ูู…ู’ุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฎูŽุฑูŽุฌููˆุง ููŽุงู‚ู’ุชูู„ููˆู‡ูู…ู’ ุซูู…ู‘ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฎูŽุฑูŽุฌููˆุง ููŽุงู‚ู’ุชูู„ููˆู‡ูู…ู’โ€. ูˆูŽุฐููƒูุฑูŽ ู„ูŽู†ูŽุง ุฃูŽู†ู‘ูŽ ู†ูŽุจููŠู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูŽู‚ููˆู„ู: โ€œูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ู†ูŽูู’ุณููŠ ุจููŠูŽุฏูู‡ู ู…ูŽุง ุฃูุนู’ุทููŠูƒูู…ู’ ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ูˆูŽู„ูŽุง ุฃูŽู…ู’ู†ูŽุนููƒูู…ููˆู‡ูุŒ ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุฃูŽู†ูŽุง ุฎูŽุงุฒูู†ูŒโ€.

Dan diceritakan kepada kami bahwa pernah ada seorang lelaki dari kalangan penduduk daerah pedalaman (orang Badui) yang baru masuk kota, ia datang kepada Nabi Saw. yang sedang membagi-bagikan emas dan perak. Lalu lelaki Badui itu berkata, โ€œHai Muhammad, demi Allah, seandainya Allah memerintahkan kepadamu untuk berlaku adil, niscaya engkau tidak akan berbuat adil.โ€ Maka Nabi menjawab, โ€œCelakalah kamu ini! Siapakah yang akan berbuat adil kepadamu sesudahku?โ€ Kemudian Nabi bersabda: Waspadalah kalian terhadap orang ini dan orang-orang yang serupa dengannya, karena sesungguhnya di kalangan umatku akan terdapat orang-orang yang seperti orang ini. Mereka pandai membaca Al-Qurโ€™an. tetapi Al-Qurโ€™an tidak melewati tenggorokan mereka (yakni tidak meresap ke dalam hati mereka). Apabila mereka keluar (memberontak). bunuhlah mereka; apabila mereka keluar, bunuhlah mereka; dan apabila mereka keluar, bunuhlah mereka. Telah diriwayatkan pula kepada kami bahwa Nabi pernah bersabda: Demi Tuhan yang jiwa aku berada di dalam genggaman kekuasaan-Nya, aku tidak akan memberikan sesuatu pun kepada kalian, tidak pula mencegahnya kepada kalian. Sesungguhnya aku hanyalah sebagai bendaharawan.

Az-Zuhri juga meriwayatkan:

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ุณูŽู„ูŽู…ูŽุฉูŽ ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ุณูŽุนููŠุฏู ูููŠ ู‚ูุตู‘ูŽุฉู ุฐููŠ ุงู„ุฎููˆูŽูŠุตุฑุฉ -ูˆูŽุงุณู’ู…ูู‡ู ุญูุฑู’ู‚ูˆุต -ู„ูŽู…ู‘ูŽุง ุงุนู’ุชูŽุฑูŽุถูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุญููŠู†ูŽ ู‚ูŽุณูŽู…ูŽ ุบูŽู†ูŽุงุฆูู…ูŽ ุญูู†ูŽูŠู’ู†ูุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽู‡ู: ุงุนู’ุฏูู„ู’ุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽุนู’ุฏูู„ู’. ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: โ€œู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุฎูุจุชู ูˆุฎุณุฑุชู ุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุฃูŽูƒูู†ู’ ุฃูŽุนู’ุฏูู„ูโ€. ุซูู…ู‘ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูˆูŽู‚ูŽุฏู’ ุฑูŽุขู‡ู ู…ูู‚ูŽูู‘ููŠู‹ุง ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ูŠูŽุฎู’ุฑูุฌู ู…ูู†ู’ ุถูุฆู’ุถูุฆ ู‡ูŽุฐูŽุง ู‚ูŽูˆู’ู…ูŒ ูŠุญู‚ุฑู ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุตูŽู„ูŽุงุชูŽู‡ู ู…ูŽุนูŽ ุตูŽู„ูŽุงุชูู‡ูู…ู’ุŒ ูˆูŽุตููŠูŽุงู…ูŽู‡ู ู…ูŽุนูŽ ุตููŠูŽุงู…ูู‡ูู…ู’ุŒ ูŠูŽู…ู’ุฑูู‚ููˆู†ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฏู‘ููŠู†ู ู…ูุฑููˆู‚ ุงู„ุณู‘ูŽู‡ู’ู…ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽู…ููŠู‘ูŽุฉุŒ ููŽุฃูŽูŠู’ู†ูŽู…ูŽุง ู„ูŽู‚ููŠุชูู…ููˆู‡ูู…ู’ ููŽุงู‚ู’ุชูู„ููˆู‡ูู…ู’ุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ุดูŽุฑู‘ู ู‚ูŽุชู’ู„ูŽู‰ ุชูŽุญู’ุชูŽ ุฃูŽุฏููŠู…ู ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกูโ€ ูˆูŽุฐูŽูƒูŽุฑูŽ ุจูŽู‚ููŠู‘ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู

dari Abu Salamah, dari Abu Saโ€™ id dalam kisah Zul Khuwaisirah (si pinggang kecil) yang nama aslinya adalah Hurqus. Saat itu ia menentang Nabi yang sedang membagi-bagikan ganimah Hunain. Hurqus berkata kepada Nabi โ€œBerlaku adillah, karena sesungguhnya engkau tidak berlaku adil.โ€ Maka Nabi bersabda: Sesungguhnya aku pasti kecewa dan merugi jika aku bersikap tidak adil. Kemudian Rasulullah bersabda setelah melihat Hurqus pergi: Sesungguhnya kelak akan keluar dari keturunan orang ini suatu kaum, yang seseorang di antara kalian pasti memandang remeh salatnya dibandingkan dengan salat mereka, dan puasanya dengan puasa mereka. Mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah menembus sasarannya. Di mana saja kalian menjumpai mereka, bunuhlah mereka, karena sesungguhnya mereka adalah bangkai hidup yang paling jahat di bawah kolong langit ini. [HR Bukhory, Muslim]

Kemudian Allah berfirman mengingatkan mereka kepada apa yang sebaiknya mereka lakukan dalam keadaan seperti itu:

{ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ุฑูŽุถููˆุง ู…ูŽุง ุขุชูŽุงู‡ูู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู ูˆูŽู‚ูŽุงู„ููˆุง ุญูŽุณู’ุจูู†ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุณูŽูŠูุคู’ุชููŠู†ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ููŽุถู’ู„ูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู ุฅูู†ู‘ูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฑูŽุงุบูุจููˆู†ูŽ}

Jikalau mereka sungguh-sungguh ridha dengan apa yang diberikan Allah dan Rasul-Nya kepada mereka, dan berkata, โ€œCukuplah Allah bagi kami, Allah akan memberikan kepada kami sebagian dari karunia-Nya dan demikian (pula) Rasul-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah, โ€œ(tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka). [QS. At-Taubah: 59]

Ayat yang mulia ini mengandung etika yang agung dan rahasia yang mulia, mengingat disebutkan bahwa rida itu hanyalah kepada apa yang diberikan oleh Allah dan Rasul-Nya; dan hanya kepada Allah sematalah bertawakal, yaitu melalui firman-Nya:

{ูˆูŽู‚ูŽุงู„ููˆุง ุญูŽุณู’ุจูู†ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู}

dan mereka berkata, โ€œCukuplah Allah bagi kami.โ€ (At-Taubah:59)

Demikian pula berharap kepada Allah semata dalam memohon kekuatan untuk taat kepada Rasulullah. mengerjakan perintah-perintahnya, meninggalkan larangan-larangannya, membenarkan berita-beritanya, dan mengikuti jejak-jejaknya.

[Diringkas dari tafsir Ibnu Katsir]

Wallohul musta’an

๐Ÿƒ Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ€ขโ€ขโ๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒนโโ€ขโ€ขโ”ˆโ”ˆโ€ข

PROGRAM TA’AWUN GROUP PARA PENCINTA SUNNAH

Bagi yang ingin berdonasi di kegiatan ta’awun, dana dapat disalurkan ke :

Rekening PPS
BNI SYARIAH
YAYASAN PARA PEMBELA SUNNAH
NOREK : 7807878003
KODE BANK : 427 (Jika transfer dari bank lain)

Lalu konfirmasi ke salah satu Admin :

dr. M. Faishal Riza Sp.JP : 0811-360-7893
Agus Wijaya : 0812-3082-0070
M. Eko Subekti : 0812-3489-2689

Konfirmasi :

nama#tanggal transfer#jumlah#keperluan

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ€ขโ€ขโ๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒนโโ€ขโ€ขโ”ˆโ”ˆโ€ข

๐ŸŒ Website: bit.ly/ParaPencintaSunnah
๐Ÿ’ป Facebook: bit.ly/fb-ParaPencintaSunnah
๐Ÿ“ท Instagram: bit.ly/IG-ParaPencintaSunnah
๐Ÿ“บ Youtube Channel:
bit.ly/Youtube-ParaPencintaSunnah
๐Ÿ“ฑ Twitter: bit.ly/Twitter-ParaPencintaSunnah
๐Ÿ–จ Telegram: bit.ly/Telegram-ParaPencintaSunnah