Selamatnya para pengikut Sunnah



0 Comment

Diantara hal pokok yang harus diketahui setiap muslim ialah kewajiban mengikuti Allah dan Rasul-Nya.
Mengikuti Allah berarti berpegang dengan Al-Qur’an sedangkan mengikuti Rasululloh صلي الله عليه وسلم ialah berpegang dengan Sunnahnya. Mentaati Rasululloh sama dengan mentaati Allah.

Allah berfirman :

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِیۤ أَنزَلَ عَلَىٰ عَبۡدِهِ ٱلۡكِتَـٰبَ وَلَمۡ یَجۡعَل لَّهُۥ عِوَجَاۜ.
قَیِّمࣰا لِّیُنذِرَ بَأۡسࣰا شَدِیدࣰا مِّن لَّدُنۡهُ وَیُبَشِّرَ ٱلۡمُؤۡمِنِینَ ٱلَّذِینَ یَعۡمَلُونَ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ أَنَّ لَهُمۡ أَجۡرًا حَسَنࣰا.

“Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al Qur’an) dan Dia tidak mengadakan pembengkokan di dalamnya, sebagai bimbingan yang lurus untuk mengingatkan akan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal shalih, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik.” [QS. Al Kahfi : 1-2]

Di tempat lain Allah memberikan pernyataan tentang kesempurnaan Al-Qur’an :
“Yang tidak datang kepadanya (Al Qur’an) kebathilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.” [QS. Fushilat : 42]

Allah memberikan kesamaan tingkat ketaatan kepada Rasulullah, seperti ketaatan kepada Allah. Allah berfirman :

مَّن یُطِعِ ٱلرَّسُولَ فَقَدۡ أَطَاعَ ٱللَّهَۖ.

“Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya dia mentaati Allah.” [QS. An Nisa’ : 80]

Satu-satunya jalan mentaati Allah ialah dengan mentaati Rasul-Nya, sedangkan satu-satunya jalan menempuh keselamatan dalam Islam hanyalah dengan mengikuti Sunnah Nabi صلى الله عليه وسلم.
Para Ulama Salaf telah menasehatkan tentang perkara ini.

Diataranya:

  1. Imam Az Zuhri رحمه الله berkata:

كان من مضى من علمائنا يقول: الاعتصام بالسنة نجاة.

Para ulama kita terdahulu mengatakan, ‘Berpegang teguh dengan Sunnah adalah keselamatan’. [Syarhus Sunnah, Ak-Lalikai,134]

  1. Imam Malik رحمه الله berkata,:

السنة سفينة نوح، من ركبها نجا و من تخلف عنها غرِق

“Sunnah itu seperti perahu Nabi Nuh. Siapa saja yang menaikinya, maka selamat. Dan siapa saja yang terlambat menaikinya, maka ia akan tenggelam (binasa)”. [Al Fatawa (4/57]

  1. Imam Sahl bin Abdulloh رحمه الله berkata,

-قَـالَ سَهْل بنُ عَبدُ الله -رَحِمَهُ الله-:
« مثل السّـُنَّة في الدنيا مثل الجنة في الآخرة، من دخـل الجـَنّة في الآخـرة سَلِم، ومن دخـل السُّـنَّة في الدنيا سَلِم ».
(“ذم الكلام” (٣٨٤/٤)

Perumpamaan sunnah didunia seperti perumpamaan surga diakherat, barangsiapa yang memasuki surga di akherat berarti dia selamat, demikian juga barang siapa yang memasuk sunnah di dunia berarti dia selamat. [Dzammul kalam, 4/384]

Wallahu a’lam

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

PROGRAM TA’AWUN GROUP PARA PENCINTA SUNNAH

Bagi yang ingin berdonasi di kegiatan ta’awun, dana dapat disalurkan ke :

Rekening PPS
BNI SYARIAH
YAYASAN PARA PEMBELA SUNNAH
NOREK : 7807878003
KODE BANK : 427 (Jika transfer dari bank lain)

Lalu konfirmasi ke salah satu Admin :

dr. M. Faishal Riza Sp.JP : 0811-360-7893
Agus Wijaya : 0812-3082-0070
M. Eko Subekti : 0812-3489-2689

Konfirmasi :

nama#tanggal transfer#jumlah#keperluan

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

🌐 Website: bit.ly/ParaPencintaSunnah
💻 Facebook: bit.ly/fb-ParaPencintaSunnah
📷 Instagram: bit.ly/IG-ParaPencintaSunnah
📺 Youtube Channel:
bit.ly/Youtube-ParaPencintaSunnah
📱 Twitter: bit.ly/Twitter-ParaPencintaSunnah
🖨 Telegram: bit.ly/Telegram-ParaPencintaSunnah