SILSILAH Al-Qowāidul Arba (Halaqah 10, Qoidah Pertama)



0 Comment

■ *SILSILAH Al-Qowāidul Arba*
■ *Halaqah 10 | Qoidah Pertama*

 

Halaqah yang ke-10 penjelasan Al-Qowāidul Arba’, beliau rahimahullah mengatakan dan dalilnya adalah :

ا
قل من يرزقكم من السماء والأرض أمن يملك السمع والأبصار ومن يخرج الحي من الميت ويخرج الميت من الحي ومن يدبر الأمر فسيقولون الله فقل أفلا تتقون [يونس: 31]

” katakanlah wahai Muhammad kepada mereka – tanyakan kepada mereka (kaummu), wahai kaum ku wahai orang-orang Qurais siapakah yang menciptakan, yang memberikan rezeki kepada kalian dari langit maupun dari bumi (siapa yang memberikan rezeki kepada kalian – menurunkan hujan, memberikan rezeki kepada kalian dengan perdagangan, memberikan rezeki kalian dari bumi, berupa tanam tanaman, siapakah yang memberi rezeki kepada kalian dari langit maupun dari bumi) atau siapakah yang memiliki pendengaran & juga penglihatan, siapakah yang memberikan pendengaran & penglihatan sehingga kalian bisa mendengar, sehingga kalian bisa melihat, dan siapakah yang bisa mengeluarkan dari yg hidup dari yang mati & mengeluarkan yang mati dari yang hidup, tanyakan kepada kaummu siapakah yang menghidupkan mereka & siapakah yang mematikan mereka, dan tanyakan kepada mereka siapakah yang mengatur alam semesta, yang menggerakkan matahari membuat siang, membuat malam, niscaya mereka akan mengatakan Allah ”

 

Ini adalah jawaban dari orang-orang Qurais. Seandainya kaummu wahai Muhammad ditanya tentang beberapa pertanyaan ini niscaya mereka akan menjawab dengan satu jawaban dan tidak ada diantara mereka yang jawaban lain, semuanya akan mengatakan Allah.

Allah yang telah memberikan rezeki kepada kami, Allah yang telah menciptakan kami, Allah yang telah menghidupkan kami & menghidupkan orang yang sudah mati dan telah mengatur alam semesta ini. Ini adalah jawaban orang-orang Qurais, mereka tidak mengatakan yang menciptakan kami adalah Lata (salah satu sesembahan mereka) atau mengatakan yang telah menciptakan kami adalah Uzza (salah satu sesembahan mereka), atau yg telah memberikan rezeki kepada kami adalah Hubal. Mereka memiliki sesembahan² yang banyak tetapi tidak ada diantara mereka yang meyakini bahwasanya yang menciptakan mereka adalah sesembahan² tersebut.

Menunjukkan kepada kita kebenaran apa yang dikatakan oleh pengarang disini, beliau mengatakan (engkau mengetahui bahwasanya orang-orang kafir yang diperangi oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam mereka meyakini bahwasanya yang mencipta, memberikan rezeki & juga mengatur alam semesta.

Apa yang beliau ucapkan memiliki dasar / memiliki dalil dalam Al-Qurān dan juga hadits² Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam.

فقل أفلا تتقون

“maka katakanlah wahai Muhammad apakah kalian tidak bertaqwa? ”

Wahai kaumku Seandainya kalian mengakui ini semua Allah yang menciptakan, memberi rezeki, mengatur alam semesta,

أفلا تتقون

” kenapa kalian tidak takut kepada Allah subhanahu wa ta’ala ”

Kenapa kalian masih berbuat syirik kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Menunjukkan bahwasanya keyakinan mereka ini tidak menjaga dari azab Allah subhanahu wa ta’ala, karena disini Allah mengatakan

فقل أفلا تتقون

Kenapa kalian tidak menjaga diri kalian dari azab Allah. Menunjukkan bahwasanya keyakinan mereka (bahwasanya Allah yang mencipta, memberikan rezeki, mengatur alam semesta)ini tidak bisa menjaga azab Allah subhanahu wa ta’ala.

Ini adalah Qoidah yang pertama yang beliau sampaikan & ini adalah Qoidah yang sangat bermanfaat.

Dengan Qoidah ini kita bisa memahami banyak perkara, banyak yg bisa kita pahami dari Qoidah ini. Karena sebagian kita meyakini bahwasanya orang-orang musyrikin yang ada di zaman Rasulullah shallallahu’alaihi wa salam itu mereka tidak mengenal Allah sama sekali, seakan-akan mereka meyakini yang mencipta adalah berhala mereka, patung yang mereka sembah, pohon yang mereka sembah, Jin yang mereka sembah. Ternyata didalam masalah ini masalah penciptaan , pengaturan alam semesta, masalah rezeki keyakinan mereka sama dengan keyakinan kita yaitu Allah subhanahu wa ta’ala yang melakukan ini semua. Jadi ini kata beliau

لم يدخلهم ذلك في الإسلام

“tidak memasukkan mereka kedalam aga

ma Islam ”

Oleh karena itu ketika kita melihat di zaman kita bila kita melihat orang musyrik ternyata mereka juga mengenal Allah, maka ini bukan sesuatu yang menakjubkan & bukan sesuatu yang mengherankan. Jika ada seorang musyrik ternyata dia mengenal Allah subhanahu wa ta’ala meyakini bahwasanya Allah yang telah menciptakan mereka & ini bisa kita buktikan ketika kita melihat orang-orang disekitar kita yang mereka mungkin adalah orang yang tidak menisbatkan dirinya kepada agama islam tetapi ternyata dia ketika di tanya siapakah yang telah menciptakan dia – dia menjawab yang menciptakan adalah Allah subhanahu wa ta’ala, atau memberikan isyarat “yang menciptakan saya adalah yang diatas” atau dengan kalimat yang lain yang intinya dia mengakui bahwasanya yang menciptakan adalah Allah, padahal dalam kehidupan sehari² dia banyak mengagungkan selain Allah subhanahu wa ta’ala bermuamalah dengan Jin, menyembah kepada Jin, meyakini selain Allah subhanahu wa ta’ala, tetapi ketika ditanya tentang siapa yg mengatur alam semesta, siapa yang memberikan rezeki ternyata mereka juga mengakui bahwasanya itu ada Allah subhanahu wa ta’ala & ini tidak memasukkan mereka ke dalam agama Islam.

 

Wabillahi taufiq wal hidayah
Wassalaamu’alaykum warahmatullaah wabarakaatuh

 

Abdullāh Roy
———————
_Materi Halaqah Silsilah Ilmiah Abdullah Roy_

 

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *