Tetesan rezeki



0 Comment

💧 Tetesan rezeki …

Rezeki sesuatu yang telah ditetapkan Allah untuk hambanya. Pembagian rezeki sudah selesai sejak diciptakan manusia masih berupa bibit janin yang berumur 120 hari. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan oleh seorang hamba yang beriman atas ketetapan rezekinya.
Alloh berfirman,

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ ۚوَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖوَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

“Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” [QS. Saba’ : 39]

Berkata Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar,
Allah memerintahkan Rasulnya,
Wahai nabi, katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan dan menyempitkan rejeki bagi hambaNya yang dikehendaki. Dan sebagian harta yang kalian nafkahkan untuk mencari ridha Allah dan menaatiNya itu akan diganti dengan suatu pengganti di dunia dan pahala yang melimpah di akhirat. Allah adalah sebaik-baik pemberi rejeki. Maknanya Dia adalah Maha Pemberi Rejeki yang sesungguhnya. Hamba-hambanya hanya sebagai perantara”.
Perbedaan ayat ini dan ayat sebelumnya (36) yaitu bahwa ayat ini untuk menjelaskan bahwa rejeki itu hanya dari Allah. Sedangkan ayat sebelumnya menanggapi orang yang berasumsi bahwa rejeki adalah tanda dari keridhaan Allah.
Sesungguhnya kelapangan dan kesempitan di ayat ini adalah bagi satu orang dalam dua waktu dan kondisi berbeda.
Sedangkan di ayat sebelumnya bagi sejumlah orang [Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir, Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar]

Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya untuk memberitahukan kepada ummatnya bahwa Allah-lah yang melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya atas siapa yang Dia kehendaki dari mereka. Apa pun yang diinfakkan di jalan Allah, maka Allah -Subḥānahu wa Ta’ālā- akan menggantinya untuk mereka di dunia dengan memberikan sesuatu yang lebih baik darinya kepada mereka, dan di Akhirat Allah memberi pahala yang besar. Dan Allah -Subḥānahu- adalah sebaik-baik pemberi rezeki. Dan siapa saja yang mencari rezeki maka hendaknya memintanya kepada Allah.

Berkata Imam Ibnu katsir رحمه الله,
Firman Allah :

{قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ}

Katakanlah, “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).” [QSSaba: 39]
Yaitu berdasarkan hikmah-Nya Dia melapangkan rezeki kepada seseorang dan memberinya harta yang banyak, dan menyempitkan rezeki yang lainnya hingga hidupnya sangat miskin, karena ada hikmah yang terkandung di baliknya dan hanya Dia sendirilah yang mengetahuinya. Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

{انْظُرْ كَيْفَ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَلَلآخِرَةُ أَكْبَرُ دَرَجَاتٍ وَأَكْبَرُ تَفْضِيلا}

Perhatikanlah bagaimana Kami lebihkan sebagian dari mereka atas sebagian (yang lain). Dan pasti kehidupan akhirat lebih tinggi tingkatnya dan lebih besar keutamaannya [QS. Al-Isra’: 21], Yakni sebagaimana mereka berbeda-beda taraf kehidupannya semasa di dunia, yang ini fakir lagi miskin, dan yang itu kaya lagi lapang rezekinya. Maka demikian pula keadaan mereka di akhirat, yang ini berada di dalam kedudukan yang tertinggi di surga, dan yang itu berada di dalam siksaan di dasar neraka yang terbawah. Dan sebaik-baik orang di dunia adalah orang yang diungkapkan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم melalui sabdanya:

“قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ ورُزق كَفَافا، وقَنَّعه اللَّهُ بِمَا آتَاهُ”.

Sungguh telah beruntung orang yang masuk Islam, diberi rezeki secukupnya, dan menerima apa yang diberikan oleh Allah kepadanya. [HR Muslim]

Firman Allah :

{وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ}

Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya. [QS. Saba: 39], Artinya, berapa pun kamu belanjakan hartamu kepada apa yang diperintahkan oleh Allah kepada kalian dan Allah menghalalkannya, Dia pasti akan menggantinya kepada kalian di dunia di samping pahala di akhirat yang akan kamu terima sebagai penggantinya. Di dalam sebuah hadis disebutkan:

يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى: أنْفق أنْفق عَلَيْكَ”

Allah berfirman, “Berinfaklah kamu, maka Aku akan menggantinya kepadamu.”
Riwayat yang lain:

أَنَّ مَلِكَيْنِ يَصيحان كُلَّ يَوْمٍ، يَقُولُ أَحَدُهُمَا: “اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكا تَلَفًا”، وَيَقُولُ الْآخَرُ: “اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا”

bahwa setiap pagi hari ada dua malaikat yang salah satunya berdoa, “Ya Allah, berikanlah kerusakan kepada orang yang kikir,” sedangkan yang lain mengatakan dalam doanya, “Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak.”
Rasulullah bersabda:

“أَنْفِقْ بِلَالًا وَلَا تَخْشَ مِنْ ذِي الْعَرْشِ إِقْلَالَا”

Infakkanlah terus, hai Bilal, janganlah kamu takut kebangkrutan karena Tuhan yang mempunyai Arasy.

Ibnu Abu Hatim membawakan berita dari Huzaifah yang mengatakan bahwa Rasulullah bersabda: Ingatlah, sesungguhnya sesudah zaman kalian ini akan datang suatu zaman di mana orang kaya menggenggam erta-erat harta yang ada di tangannya karena takut berinfak. Kemudian Rasulullah membacakan firman-Nya:
Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya. [QS. Saba: 39]

Al-Hafiz Abu Ya’la Al-Mausuli mengataka dari Huzaifah yang mengatakan bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

“أَلَا إِنَّ بَعْدَ زَمَانِكُمْ هَذَا زَمَانٌ عَضُوضٌ، يَعَضُّ الْمُوسِرُ عَلَى مَا فِي يَدَيْهِ حَذَارَ الْإِنْفَاقِ”

Ingatlah, sesudah zaman kalian ini akan datang suatu zaman di mana orang kaya menggenggam erat-erat harta yang ada di tangannya karena takut berinfak.

Yakni menyembunyikan kekayaannya karena takut diminta untuk berinfak, Allah telah berfirman:

{وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ}

Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya. (Saba: 39)

Sufyan As-Sauri meriwayatkan dari Mujahid mengatakan, “Janganlah sekali-kali seseorang di antara kalian menakwilkan ayat berikut, yaitu firman-Nya: ‘Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya.’ [QS. Saba: 39] dengan pengertian bahwa apabila seseorang di antara kalian memiliki apa yang menjadi kecukupannya, hendaklah ia bersikap irit (ekonomis) karena sesungguhnya rezeki itu telah dibagi-bagi.
[Diringkas dari tafsir Ibnu Katsir]

Allah mengingatkan hambanya untuk berinfak dengan harta yang baik,
“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.”(Al-Baqoroh : 267)

Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيْهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا: اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا. وَيَقُوْلُ اْلآخَرُ: اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا.

‘Tidak satu hari pun di mana pada pagi harinya seorang hamba ada padanya melainkan dua Malaikat turun kepadanya, salah satu di antara keduanya berkata: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.’ Dan yang lainnya berkata: ‘Ya Allah, hancurkanlah (harta) orang yang kikir.’” [HR Bukhory, Muslim]
Wallahu a’lam

🍃 Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

PROGRAM TA’AWUN GROUP PARA PENCINTA SUNNAH

Bagi yang ingin berdonasi di kegiatan ta’awun, dana dapat disalurkan ke :

Rekening PPS
BNI SYARIAH
YAYASAN PARA PEMBELA SUNNAH
NOREK : 7807878003
KODE BANK : 427 (Jika transfer dari bank lain)

Lalu konfirmasi ke salah satu Admin :

dr. M. Faishal Riza Sp.JP : 0811-360-7893
Agus Wijaya : 0812-3082-0070
M. Eko Subekti : 0812-3489-2689

Konfirmasi :

nama#tanggal transfer#jumlah#keperluan

Atas partisipasi dan ta’awunnya kami ucapkan jazaakumullohu khoiron (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan).

•┈┈••❁🌹🌹🌹❁••┈┈•

🌐 Website: bit.ly/ParaPencintaSunnah
💻 Facebook: bit.ly/fb-ParaPencintaSunnah
📷 Instagram: bit.ly/IG-ParaPencintaSunnah
📺 Youtube Channel:
bit.ly/Youtube-ParaPencintaSunnah
📱 Twitter: bit.ly/Twitter-ParaPencintaSunnah
🖨 Telegram: bit.ly/Telegram-ParaPencintaSunnah