Yang dianggap dalam mu’amalah adalah sesuai yang terjadi, bukan sesuai dugaannya

*KAIDAH USHUL FIQH*

? Kaidah yang ke 23 ?

Kitab “Syarah Mandzumah Ushul Fiqih“, yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al’Utsaimin, رحمه الله تعالى.

?? Yang dianggap dalam mu’amalah adalah sesuai yang terjadi, bukan sesuai dugaannya.

Telah disebutkan bahwa dugaan kuat dapat digunakan dalam masalah ibadah. Adapun dalam mu’amalah yang dianggap adalah sesuai yang terjadi.

⚉ Apabila si A menjual barang milik B tanpa izinnya. tetapi rupanya B sudah mewakilkan penjualan tanpa sepengetahuan A, maka jual belinya sah.
Walaupun haram bagi A menjual milik B tanpa izinnya.

⚉ Bila C membayarkan hutang B kepada A, maka dianggap lunas walaupun B tak mengetahuinya.

⚉ Bila A menjual milik B tanpa izinnya, ternyata B telah meninggal sebelum terjadinya akad. Dan ternyata A pewaris B maka akadnya sah..
dan sebagainya…

Wallahu a’lam ?

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.

•┈┈••❁???❁••┈┈•


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply