Category: Manhaj
-
MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT (Bag.18)
*MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT Bag.18* بسم الله الرحمن الرحيم MAKNA MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAMA RASULALLAH” ▪Beriman bahwasanya Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam sebagai utusan Allah adalah; 1. Membenarkan apa yang dikabarkannya, 2. Menta’ati apa yang diperintahkannya, dan 3. Meninggalkan apa yang dilarang dan diperingatkan darinya, 4. Serta kita menyembah Allah dengan apa yang disyari’atkannya. 1⃣ Syaikh […]
-
MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT (Bag.17)
*MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT Bag.17* بسم الله الرحمن الرحيم MAKNA LAA ILAAHA ILALLAH (Sambungan poin ke 5, 6, & 7 dari bab ini) 5). Laa ilaaha illallah adalah asas (pondasi) tauhid dan Islam, pedoman yang sempurna bagi kehidupan. Ia akan terealisasi dengan mempersembahka setiap jenis ibadah hanya untuk Allah. Yang demikian itu apabila seorang muslim […]
-
MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT (Bag.16)
*MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT Bag.16* بسم الله الرحمن الرحيم MAKNA LAA ILAAHA ILALLAH ▪Kalimat laa ilaaha illallah mengandung makna penafian (peniadaan) sesembahan selain Allah dan menetapkannya hanya untuk Allah semata 1). Allah berfirman, فاعلم أنه لا إله إلا االله “Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah.” [QS. Muhammad: 19] Mengetahui makna […]
-
BOLEH MENISBATKAN DIRI KEPADA SALAF DAN MEMAKAI GELAR SALAFIYAH
*BOLEH MENISBATKAN DIRI KEPADA SALAF DAN MEMAKAI GELAR SALAFIYAH* Syaikh Dr. Abdussalam bin Salim As-Suhaimi Telah dimaklumi bersama bahwa seruan untuk mengikuti salaf atau dakwah kepada salafiyah tidak lain merupakan dakwah kepada Islam yang benar. Dan kembali kepada sunnah yang murni merupakan seruan untuk kembali kepada Islam seperti yang diturunkan kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa […]
-
MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT (Bag.15)
*MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT Bag.15* بسم الله الرحمن الرحيم MACAM-MACAM TAUHID (Lanjutan poin ketiga dari bab ini) 3⃣ TAUHID ASMA’ WA SHIFAT Yaitu ! Beriman terhadap segala apa yang terkandung dalam Al-Qur’anul Karim dan hadits shahih tentang sifat-sifat Allah yang berasal dari penyifatan Allah atas DzatNya atau penyifatan Rasulullah. Beriman kepada sifat-sifat Allah tersebut harus […]
-
MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT (Bag.14)
*MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT Bag.14* بسم الله الرحمن الرحيم MACAM-MACAM TAUHID ▪Tauhid adalah mengesakan Allah ta’ala dengan beribadah kepadaNya semata. Ibadah merupakan tujuan penciptaan alam semesta ini. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, و ما خلقت الجن و الإنس إلا ليعبدون “Dan tidaklah Aku (Allah) menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahKu (saja).” [Adz-Dzaariyaat: 56] […]
-
MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT (Bag.13)
*MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT Bag.13* بسم الله الرحمن الرحيم THA’IFAH MANSHURAH (KELOMPOK YANG MENDAPAT PERTOLONGAN) (Lanjutan poin ke tujuh) 7⃣ Dengan spesialisasi studi dan pendalamannya di bidang sunnah serta hal-hal yang berkaitan dengannya, menjadikan para ahli hadits sebagai orang yang paling memahami tentang sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, petunjuk, akhlak, peperangannya dan berbagai hal yang […]
-
MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT Bag.11
*MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT Bag.11* بسم الله الرحمن الرحيم TANDA-TANDA GOLONGAN YANG SELAMAT 1⃣ Golongan Yang Selamat هم قلة بين الناس “Jumlahnya sangat sedikit di tengah banyaknya umat manusia.” Tentang keadaan mereka, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, طوبى للغرباء: أناس صالحون، في أناس سوء كثير، من يعصيهم أكثر ممن يطيعهم “Keuntungan besar bagi orang-orang yang […]
-
MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT (Bag.10)
*MANHAJ/JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT Bag.10* Golongan Yang Selamat; تدعو المسلمين جميعا إلى الجهاد في سبيل الله “Mengajak seluruh umat Islam berjihad di jalan Allah” ▪Jihad adalah wajib bagi setiap Muslim sesuai dengan kekuatan dan kemampuannya. Jihad dapat dilakukan dengan beberapa keadaan; 1⃣ Jihad dengan lisan dan tulisan: Yaitu mengajak umat Islam dan umat lainnya agar […]
-
ASAL MUASAL PERKATAAN: “MEREKA (YANG TIDAK MENGIKUTI SUNNAH NABI) LEBIH BAIK AKHLAKNYA DARIPADA YANG MENGIKUTI SUNNAH
*ASAL MUASAL PERKATAAN: “MEREKA (YANG TIDAK MENGIKUTI SUNNAH NABI) LEBIH BAIK AKHLAKNYA DARIPADA YANG MENGIKUTI SUNNAH.”* [1]- Allah -Ta’aalaa- berfirman: أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِيْنَ أُوتُوْا نَصِيْبًا مِنَ الْكِتَابِ يُؤْمِنُوْنَ بِالْـجِبْتِ وَالطَّاغُوْتِ وَيَقُوْلُوْنَ لِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا هٰؤُلَاءِ أَهْدَى مِنَ الَّذِيْنَ آمَنُوْا سَبِيْلًا “Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang diberi bagian dari Kitab (Taurat)? Mereka percaya kepada Jibt dan […]